x

Pesan Terbuka Bos Persija Kepada The Jakmania: Kami Telah Rekrut Darah Segar

Minggu, 3 April 2022 14:35 WIB
Penulis: Agung Wicaksono | Editor: Indra Citra Sena
Logo Persija Jakarta.

INDOSPORT.COM – Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, baru saja memberikan pesan terbuka kepada The Jakmania melalui akun Instagram klub.

Pesan terbuka Mohamad Prapanca ini merupakan upaya pihak klub untuk meredakan gejolak yang sedang terjadi di Persija.

Baca Juga

Setelah Liga 1 beres, tim asal ibu kota itu memang mendapat sejumlah kritikan dan tuntutan dari suporter untuk segera memecat beberapa orang di manajemen.

Hal tersebut langsung mendapat respons dari pihak klub, melalui Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca. Dia juga mengaku kecewa atas performa tim musim ini.

"BRI Liga 1 musim 2021/2022 telah berlalu, seperti yang kita ketahui bersama klub kebanggaan kita hanya berda di posisi 8 di akhir musim," kata Mohamad Prapanca dalam pesan yang ditujukan kepada The Jakmania, Minggu (3/4/22).

"Sebuah pencapaian yang tentu sangat mengecewakan kita semua. Kami sadar tidak seharusnya tim sebesar Persija ada di posisi itu," imbuhnya dalam surat tersebut.

Baca Juga

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Liga 1 2021-2022 banyak memberikan pelajaran, dan salah satunya adalah agar bisa lebih serius melakukan persipan di musim depan.

"Musim ini beberapa hal positif telah dapat dilakukan, namun masih banyak hal lagi yang harus dibenai, evaluasi secara menyeluruh telah dilakukan, dan langkah-langkah konkret menuju perbaikan perlahan-lahan mulai dilaksanakan," ulasnya.

"Perombakan menjadi sebuah keniscayaan dan darah-darah segar telah direkrut untuk memberi nuansa baru dalam menyambut musim yang akan datang," ungkap Prapanca.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada suporter Persija Jakarta, The Jakmania yang dalam situasi dan kondisi apapun selalu memberikan dukungan secara maksimal ke tim.

Baca Juga

"Kami tidak akan pernah lupa jika tugas kai adalah memberikan kebahagiaan kepada kalian, dan itu adalah hal yang akan selalu kami perjuangkan," jelasnya.

"Mari terus bergandengan tangan dan semoga musim depan kita bisa mewujudkan apa yang kita cita-citakan bersama," pungkas Mohamad Prapanca.


1. Kritikan Pedas The Jakmania: Kalian Memalukan

Jakmania Protes

Kekecewaan segenap pendukung Macan Kemayoran tentu ada sebabnya. Secara garis besar, rentetan hasil buruk Persija di Liga 1 musim ini alasan kuat tuntutan dari suporter.

Mereka menganggap hasil minor Persija Jakarta musim ini merupakan tanggung jawab manajemen, pelatih hingga sederet pemain yang dianggap tak layak bermain untuk Persija.

Baca Juga

Sebagai gambaran, performa Persija musim ini memang jauh dari harapan, sempat digadang-gadang akan bersaing dalam perebutan gelar juara, tapi justru bermain angin-anginan.

Dari total 34 pertandingan, Marco Motta cs. hanya berhasil menang 11 kali, 12 kali seri, dan menelan 11 kekalahan. Persija hanya mampu finis di peringkat kedelapan klasemen akhir liga.

Terbaru, kekalahan Persija Jakarta di pertandingan pamungkas Liga 1, Kamis (31/3/22). Saat bertemu PSS Sleman disinyalir jadi puncak kekecewaan suporter.

Baca Juga

Melalui akun resmi suporter mereka @infokomjakmania, langsung memberikan pernyataan keras, bahwa pertandingan terakhir merupakan sebuah lelucon yang menyakitkan.

Lebih lanjut, Jakmania juga mengungkapkan perasaan kekecewa mereka, dalam unggahan tersebut Jakmania menegaskan tidak akan membiarkan keadaan ini berlanjut.

“Musim ini, kalian benar-benar memalukan! Dan kami tidak mau lagi dipermalukan musim depan,” tulis akun @infokomjakmania.

“Rombak semua ofisial tim dan pemain. Kami juga ucapkan selamat tinggal untuk Bambang Pamungkas yang tidak pantas,” tegasnya.

Tak ketinggalan, The Jakmania juga mempertanyakan tanggung jawab Presiden Persija, Mohamad Prapanca, usai tampil melempem musim ini.

Baca Juga

“Presiden Klub, Anda gagal meraih target musim ini. Lalu apa langkah selanjutnya? Apa bentuk pertanggung jawaban Anda? Seluruh direksi Persija, apa kalian tidak malu tim ini seperti ini,” sambungnya.

“Kami tunggu segera jawaban kalian! Kami tunggu pernyataan kalian!,” pungkas akun Instagram @infokomjakmania, Jumat (1/4/22).

Ada beberapa tuntutan yang akhir-akhir ini menggaung, selain merombak skuat Persija Jakarta, The Jakmania juga menuntut Bambang Pamungkas, Sudirman, hingga Mohamad Prapanca untuk segera mundur.


2. Tanggapan Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas (kiri) dan Mantan CEO PBR Marco Gracia Paulo (kanan) saat tanda tangan kontrak.

Bambang Pamungkas dianggap sebagai salah satu sosok yang bertanggung jawab mengenai performa tim. Lebih lanjut, manajer sekaligus legenda hidup klub telah diberikan sejumlah target di awal musim ini.

Target Persija musim ini ialah finis di lima besar. Hal ini jadi kewajaran, sebab perombakan besar-besaran telah dilakukan Persija selama sesi pramusim hingga awal musim ini.

Namun, harapan tak jadi kenyataan, usai dihadapkan dengan beberapa masalah, Persija justru tak bermain sebaik awal musim lalu, saat itu bahkan Persija berhasil jadi juara di Piala Menpora.

Tak pelak, pencapaian itu pun langsung mendapat sorotan dari suporter mereka, The Jakmania mendesak Persija melakukan evaluasi total untuk menyambut musim kompetisi baru.

Termasuk meminta Bambang Pamungkas angkat kaki dari jabatannya sebagai manajer tim. Bepe sapaan akrabnya, menyadari jika hasil yang diperoleh tim adalah tanggung jawabnya.

Dia sudah melaporkan hasil kinerjanya kepada Presiden Klub, Mohamad Prapanca dan siap menerima segala bentuk keputusan.

“Kegagalan tim ini untuk mencapai target, tentu sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya sebagai manajer," kata Bepe, sapaan akrabnya.

"Saya sudah memberikan laporan pertanggungjawaban secara resmi terkait segala sesuatu yang terjadi, serta data lengkap dari setiap pertandingan yang dijalani Persija sepanjang musim ini kepada Pak Panca, sebagai presiden klub."

"Semoga data-data tersebut dapat dijadikan pertimbangan oleh pertimbangan adan acuan manajemen, untuk membangun tim musim depan yang lebih baik."

Legenda timnas Indonesia ini turut menyampaikan terima kasih kepada manajemen atas kepercayaan dan kehormatan yang telah diberikan untuk memimpin tim Persija musim ini

Bepe juga memohon maaf kepada manajemen Persija dan The Jakmania karena gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik.

“Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada jajaran manajemen, atas kepercayaan dan kehormatan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin tim Persija musim ini."

"Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada manajemen serta the Jakmania, karena belum mampu menjawabnya kepercayaan tersebut dengan hasil yang baik,” pungkas Bambang Pamungkas.

Persija JakartaBambang PamungkasThe JakmaniaPSS SlemanLiga IndonesiaLiga 1Mohamad PrapancaBRI Liga 1 2021-2022

Berita Terkini