x

Seperti Maldini, Berikut 5 Pemain yang Terlupakan di Klub-klub Besar Eropa

Kamis, 3 November 2022 17:14 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor:
Aksi selebrasi Park Ji-Sung.

INDOSPORT.COM - Sepak bola adalah permainan tim. Tetapi, fans terlalu condong kepada pemain bintang tim meski ada pemain-pemain kunci lainnya.

Pemain-pemain yang terabaikan ini memang kalah dari segi jumlah gol, assist, tekel, hingga penyelamatan.

Baca Juga

Tetapi, mereka inilah yang punya kontribusi besar timnya di luar faktor tersebut. Fans terkadang melupakan hal ini.

Contoh nyatanya adalah Paolo Maldini yang tidak pernah memenangkan Ballon d'Or meski pemain legendaris ini sangat berperan di AC Milan.

Selain Maldini, berikut lima pemain yang terlupakan di klubnya masing-masing.

Baca Juga

Park Ji-Sung - Manchester United

Park Ji Sung adalah bukti bahwa pemain asal Asia, khususnya Korea Selatan, bisa sangat berprestasi di tanah Eropa.

Selama bermain untuk Man United pada 2005-2012, dia sudah meraih empat gelar Liga Inggris, satu gelar Liga Champions, dan lain-lain.

Namun, Ji-Sung hidup di era Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney sehingga namanya sedikit tertutup oleh kedua rekan bintangnya tersebut.

Baca Juga

Meski begitu, pemain berjuluk 'three-lung' Park ini tetap menjadi andalan pelatih Sir Alex Ferguson untuk posisi gelandang serang.

Statistiknya memang hanya 25 gol dalam 207 pertandingan, tetapi tidak mengubah betapa penting dirinya di dalam skuad, baik untuk bertahan maupun menyerang.


1. Lauren - Arsenal

Mario Gomez saat masih bersagam Bayern Munchen.

Lauren menjadi bagian penting untuk Arsenal dalam meraih musim invicibles pada 2003-2004.

Tak hanya itu, bek kanan ini juga berperan penting saat membawa Arsenal memenangi gelar liga pada 2001-2002.

Baca Juga

Sayangnya di akhir kariernya bersama Arsenal, performanya menurun akibat cedera yang dialaminya sehingga ia dijual ke Portsmouth.

Meski begitu, pemain asal Kamerun ini sudah memenangi dua gelar liga dan tiga Piala FA dalam 241 penampilannya bersama The Gunners.

Baca Juga

Mario Gomez - Bayern Munchen 

Mario Gomez adalah striker underrated karena redup oleh nama-nama besar striker lainnya, khususnya di Bayern Munchen.

Selama bermain untuk Munchen pada 2009-2013, striker asal Jerman ini telah mencetak 113 gol dalam 174 penampilan.

Baca Juga

Pada musim 2012-2013, Gomez bukan striker utama karena hadirnya Mario Mandzukic. Hal ini diperparah dengan cedera yang dialami Gomez.

Karena kalah tenar, Gomez akhirnya bergabung ke Fiorentina untuk menit bermain. Sayangnya, cedera ligamen lututnya memaksa dia tidak bisa tampil maksimal.


2. Massimo Ambrosini - AC Milan

Dua mantan pemain AC Milan Manuel Rui Costa (kiri) dan Massimo Ambrosini (kanan) saat mengangkat gelar Liga Champions.

Nama Massimo Ambrosini kerap terabaikan di antara kapten-kapten AC Milan lainnya, seperti Cesare Maldini, Gianni Rivera, Franco Baresi, dan Paolo Maldini.

Ambrosini bersama Milan sejak 1995 hingga 2013 dan membuat hampir 500 pertandingan bersama klub.

Baca Juga

Sayangnya, sang gelandang terus diganggu oleh cedera berkepanjangan sehingga hanya sanggup mencetak 36 gol saja.

Tetapi, perannya di dalam klub sangat vital mengingat dirinya sangat berkontribusi membawa Milan menjuarai Liga Champions 2003 dan 2007.

Seydou Keita - Barcelona

Seydou Keita adalah salah satu rekrutan pertama Pep Guardiola di Barcelona pada 2008. Keita pun tampil di 188 laga dalam empat musim.

Dia mengalami masa-masa sulit karena terus dibayangi oleh rekannya sendiri, seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan David Villa.

Kesempatannya untuk bersinar adalah saat Xavi atau Iniesta sedang cedera. Jika keduanya fit, maka Keita tidak lagi dianggap.

Akan tetapi, Guardiola memainkannya sebagai starter di semifinal Liga Champions 2010-2011 melawan rival abadinya, Real Madrid.

"Seydou adalah pemain yang murah hati dan pantas mendapatkan semua yang dia dapatkan," kata Guardiola.

Manchester UnitedArsenalPark Ji SungBola InternasionalTRIVIA

Berita Terkini