x

Real Madrid Kalah Perdana dan Pemain Ini Cuma Jadi Cadangan, Carlo Ancelotti Kena Semprot Netizen

Selasa, 8 November 2022 13:35 WIB
Penulis: Hernindya Jalu Aditya Mahardika | Editor: Izzuddin Faruqi Adi Pratama
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mendapatkan cibiran usai tak memainkan salah satu bintang anyarnya ketika kalah menghadapi Rayo Vallecano di Liga Spanyol. Foto: REUTERS/Javier Barbancho

INDOSPORT.COM - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mendapatkan cibiran usai tak memainkan salah satu bintang anyarnya ketika kalah menghadapi Rayo Vallecano di Liga Spanyol (La Liga).

Pada Selasa (08/11/2022) dini hari WIB, kejutan tercipta ketika Real Madrid bertandang di Stadion Campo de Futbol de Vallecas menghadapi Rayo Vallecano menelan kekalahan untuk pertama kalinya di 2022/2023.

Baca Juga

Real Madrid diluar dugaan berhasil dikalahkan Rayo Vallecano lewat pertunjukan lima gol dengan kemenangan berpihak pada tim tuan rumah lewat skor 3-2.

Laga yang digelar di Estadio de Vallecas semalam, Rayo Vallecano berhasil membuka keunggulan di menit kelima melalui Santi Comesana, yang kemudian berhasil dibalas tim tamu lewat penalti Luka Modric di menit ke-37 dan sundulan Eder Militao di menit ke-41.

Pertandingan berjalan begitu ketat hingga menit-menit akhir babak pertama di mana Rayo Vallecano berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan keras yang dilesatkan Alvaro Garcia di menit ke-44.

Baca Juga

Sayangnya di babak kedua, Real Madrid gagal membuat keunggulan dan justru kembali membuat Thibaut Curtois memungut bola di dalam gawangnya setelah Oscar Trejo berhasil mencetak gol penalti yang sempat diulang pada menit ke-67.

Kekalahan ini membuat Real Madrid tertahan di urutan kedua dan gagal menyalip Barcelona di puncak klasemen. Tim arahan Carlo Ancelotti saat ini mengkoleksi 32 poin dari 13 pertandingan yang telah dimainkan dan sekarang terpaut dua angka dari rival abadinya tersebut.

Jelas hasil ini mengundang rasa kemarahan fans Real Madrid, apalagi kemarahan itu ditunjukan Carlo Ancelotti yang lagi-lagi tidak memainkan salah satu bintang mudanya, yakni Eduardo Camavinga.

Baca Juga

Dalam laga melawan Rayo Vallecano sendiri, Carlo Ancelotti lebih memilih untuk memainkan Luka Modric, Aurelien Tchouameni, dan Frederico Valverde. Dengan absennya Toni Kross, Camavinga cuma berkesempatan tampil sebagai pemain pengganti.

Sejauh ini, Eduardo Camavinga telah bermain 18 pertandingan dan tujuh penampilan sebagai starter untuk Real Madrid sejauh musim ini tetapi belum mencatatkan gol atau assist atas namanya.


1. Carlo Ancelotti diklaim punya agenda pada Camavinga

Eduardo Camavinga, pemain Real Madrid. Foto: REUTERS/Annegret Hilse

El Real merekrut gelandang berkebangsaan Prancis ini dari Stade Rennais pada musim lalu dalam kesepakatan senilai hingga 40 juta euro atau setara Rp 627 miliar. Dia telah bermain sebanyak 58 pertandingan untuk klub di seluruh kompetisi, mencetak dua gol dan memberikan dua assist.

Penggemar, bagaimanapun, ingin melihat pemain memiliki lebih banyak peluang untuk bermain sebagai starter karena mereka percaya itu akan membantu Camavinga memenuhi potensinya.

Baca Juga

Seorang penggemar berpendapat bahwa Carlo Ancelotti memiliki agenda tersendiri dan tidak memainkan Camavinga bahkan diklaim akan rela jika tim bermain dengan 10 orang saat bertanding.

Selain itu penggemar lain juga merasakan kekesalan karena Camavinga tidak mendapatkan kesempatan untuk tampil sebagai starter saat Real Madrid bertanding dan memilih untuk memainkan Tchouameni, Valverde dan Modric.

"Ketidaksukaan Ancelotti pada Camavinga terlihat begitu jelas. Dia lebih memilih untuk memainkan 10 pemain ketimbang memilihnya untuk tampil," cuit @Magical91941206.

Baca Juga

"@theMadridZone Camavinga bahkan tidak tampil sebagai starter dengan Kross yang absen dan kalian semua mengatakan bahwa dia lebih baik ketimbang Pedri," cuit @MaverickPrime11.

"Kenapa Camavinga tidak bermain sebagai starter? Saya yakin Ancelotti memiliki agenda melawannya," cuit akun @Rma_Wastro.

Selagi diserbu hujatan netizen soal tak memainkan Camavinga sebagai starter, Carlo Ancelotti sendiri mengaku frustasi dengan kekalahan perdana Real Madrid di La Liga Spanyol 2022/23 menghadapi Rayo Vallecano.

Baca Juga

Menurut Ancelotti, banyaknya jumlah pertandingan yang harus dijalani Real Madrid menjadi penyebab tim tampil tidak maksimal karena kurangnya pemain dalam keadan bugar. "Kami kekurangan kesegaran, yang mana sangat normal setelah begitu banyak melalui pertandingan. Kami mengevaluasi bagian pertama di musim ini dan kami telah melakukannya dengan baik."

"Kami berada di babak 16 besar Liga Champions dan melakukannya dengan sangat baik di Liga Spanyol," ujar Carlo Ancelotti.

Sumber: Sportskeeda

Real MadridCarlo AncelottiRayo VallecanoLiga SpanyolEduardo Camavinga

Berita Terkini