x

Sulit Termaafkan, Ini 3 Tanda Berakhirnya Era Antonio Conte di Tottenham Hotspur

Jumat, 10 Maret 2023 17:11 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte. Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs.

INDOSPORT.COM - Kelanjutan nasib masa depan Antonio Conte di klub Liga Inggris (Premier League), Tottenham Hotspur, masih terus jadi perbincangan.

Pelatih asal Italia tersebut ditugaskan menangani Spurs pada 2021 menggantikan Nuno Espirito Santo yang dipecat tidak lama setelah dipekerjakan.

Sepanjang kariernya sebagai juru taktik, Antonio Conte dikenal sebagai pelatih bertangan dingin yang sudah menyumbang banyak trofi ke tim yang ia asuh.

Ia pernah sukses di Juventus, Chelsea, dan Inter Milan, dan berharap bisa menambah panjang daftar penghargaannya bersama Tottenham Hotspur.

Akan tetapi, mewujudkan hasrat tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi ketika saat ini masa bakti Antonio Conte di Spurs akan segera berakhir.

Baca Juga

Tidak ayal ia pun harus berkejaran dengan waktu agar bisa membawa Spurs meraih gelar yang sudah mereka dambakan sejak lama.

Namun jika dilihat dari sepak terjang Son Heung-min dkk dalam beberapa waktu terakhir, cita-cita itu nampaknya makin jauh saja.

Baca Juga

Bahkan, setidaknya ada tiga penanda yang menunjukkan bahwa era Antonio Conte di Tottenham Hotspur benar-benar akan berakhir.

Kegagalan Liga Champions

Gagal melaju jauh di Liga Champions tentu sebuah masalah besar bagi Tottenham Hotspur musim ini, apalagi saat mereka sudah sampai ke fase gugur.

Seperti diketahui, Tottenham Hotspur harus menelan pil pahit setelah meraih hasil imbang di leg dua 16 besar Liga Champions menghadapi AC Milan.

Baca Juga

1. Liga Champions Adalah Kompetisi Penting

Ekspresi kecewa Antonio Conte pascalaga Tottenham Hotspur vs AC Milan (09/03/23). Foto: Reuters/Paul Childs.

Hasil sama kuat di leg dua tersebut pun membuat AC Milan lolos ke perempat final lantaran unggul agregrat 1-0.

Terlepas dari hasil ini, Antonio Conte telah berusaha semaksimal mungkin untuk membawa anak-anak asuhnya tampil apik di panggung Eropa.

Namun sayang seribu sayang, perjuangannya di Liga Champions bersama Tottenham Hotspur masih kalah dari eks juru taktik yang lalu, Mauricio Pochettino.

Pelatih asal Argentina tersebut sempat membawa Harry Kane cs tampil di final Liga Champions 2018-2019 meski akhirnya harus kalah dari Liverpool.

Hanya saja, untuk Liga Champions, harapan Antonio Conte untuk tetap tinggal di Tottenham Hotspur nampaknya masih cukup besar.

Baca Juga

Seperti diwartakan Independent, Daniel Levy dan pihak klub akan melihat posisi Tottenham Hotspur di papan klasemen Liga Inggris musim ini.

Jika kemungkinannya cukup tipis untuk lolos ke Liga Champions musim depan, Daniel Levy dan kolega akan mengambil tindakan lebih lanjut.

Baca Juga

Beberapa nama pelatih pun mulai bermunculan sebagai calon pengganti Antonio Conte, termasuk sang mantan, Mauricio Pochettino.

Selain itu, ada pula nama-nama seperti Thomas Franks, Thomas Tuchel, Marco Silva, bahkan mantan pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique.

Tottenham Hotspur sendiri saat ini cukup aman bertengger di peringkat empat klasemen Liga Inggris dengan raihan 45 poin yang masih bisa dikudeta Liverpool.

Baca Juga

2. Tanda-Tanda Lainnya

Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte. Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs.

Perbedaan Visi

Tahun pertama Antonio Conte di Tottenham Hotspur sendiri bisa dibilang cukup sukses, tapi banyak hal sudah berubah.

Ia dan klub sering memiliki ide dan pola pikir yang berseberangan. Masalah demi masalah pun mulai bermunculan yang mana berakar dari sana.

Situasi ini pun membuat Tottenham Hotspur kembali berada di persimpangan pelik yang membuat mereka sempat kehilangan arah pada 2019 lalu.

Nampak Tidak Diinginkan

Melanjutkan dari poin kedua di atas, tidak mengherankan jika banyak penggemar yang menginginkan kembalinya Mauricio Pochettino ke tim meski ia telah dipecat.

Di sisi lain, berkembang pula kabar bahwa pelatih yang terakhir kali menangani Paris Saint-Germain (PSG) tersebut masih sangat diharapkan oleh para pemain.

Ya, banyak yang menilai Mauricio Pochettino adalah sosok yang tepat untuk menyatukan orang-orang di Tottenham Hotspur, termasuk tim.

Situasi ini pun mau tidak mau pun memengaruhi suasana di ruang ganti. Apalagi, belum lama ini salah satu pemain Spurs juga menyuarakan kritik terhadap Antonio Conte.

Adalah Richarlison, yang sempat mempertanyakan keputusan sang pelatih tidak memberinya menit bermain yang layak, bahkan memasangnya sebagai cadangan.

“Saya tidak mengerti. Saya bermain bagus dan dalam kondisi bagus. Kami menang lawan West Ham dan Chelsea, tapi tahu-tahu saya di bangku cadangan,

“Saya bermain lima menit melawan Wolves, bertanya apa alasannya dan tidak ada yang memberitahu saya,” ucapnya seperti diwartakan Football London.

Jika tidak kunjung memperbaiki rasa tidak nyaman di skuad dan mengatasi ketidakpuasan pemain, situasi Antonio Conte di Tottenham Hotspur tentunya akan makin sulit.

Sumber: Independent, Football Italia

Tottenham HotspurAntonio ConteLiga Primer InggrisLiga InggrisBerita Liga Inggris

Berita Terkini