x

Raphinha Puji Hansi Flick Usai Barcelona Juara La Liga Spanyol: Dia Seperti Ayah bagi Saya

Senin, 11 Mei 2026 10:52 WIB
Editor: Redaksi
Pemain Barcelona, Raphinha. (Foto: REUTERS/Albert Gea)

INDOSPORT.COM - Raphinha memberi penghormatan khusus kepada Hansi Flick setelah Barcelona mengunci gelar La Liga Spanyol. Pemain asal Brasil itu menyebut pelatih Barcelona tersebut sudah seperti sosok ayah baginya.

Barcelona memastikan gelar liga kedua secara beruntun setelah menang 2-0 atas Real Madrid di Camp Nou. Marcus Rashford dan Ferran Torres menjadi pencetak gol dalam laga El Clasico tersebut.

Baca Juga

Kemenangan itu membuat Barcelona meraih gelar LaLiga ke-29 dalam sejarah klub. Tim asuhan Flick unggul 14 poin atas Real Madrid dengan tiga pertandingan tersisa.

Malam itu terasa sangat emosional bagi Barcelona. Flick tetap mendampingi tim hanya beberapa jam setelah ayahnya meninggal dunia.

Sebelum pertandingan dimulai, para pemain Barcelona mengenakan ban hitam sebagai tanda duka. Stadion juga mengheningkan cipta untuk memberi penghormatan kepada keluarga Flick.

Raphinha kembali bermain dalam laga tersebut setelah sempat menepi karena cedera. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan ikut merasakan langsung pesta juara Barcelona di kandang sendiri.

“Menjuarai liga adalah sesuatu yang harus dirayakan. Kami tampil sangat baik sepanjang musim ini,” ujar Raphinha.

Menurut Raphinha, Barcelona tidak selalu menjalani musim dengan mudah. Namun, ia menilai tim ini mampu bangkit dari masa sulit dan menunjukkan karakter besar.

“Kami semua melewati masa sulit. Pada akhirnya, yang penting adalah tahu bagaimana bangkit lebih kuat dari situasi berat,” katanya.

Raphinha menyebut Barcelona sudah menunjukkan kemampuan itu sejak awal musim. Setelah melewati periode sulit, ia merasa performa tim berkembang sangat luar biasa.

“Tim ini sudah membuktikan bahwa mereka tahu cara melakukannya. Kami melewati momen sulit pada awal musim, tetapi setelahnya kami tampil spektakuler,” ujar Raphinha.

Pemain 29 tahun itu kemudian memberi pujian sangat personal kepada Flick. Ia merasa pelatih asal Jerman tersebut punya peran besar dalam mengembalikan kepercayaan dirinya.

“Kami sering mengatakan bahwa sepak bola memberi banyak keluarga. Bagi saya, Flick seperti seorang ayah,” kata Raphinha.

“Ia membuat saya kembali percaya kepada diri sendiri. Saya sangat bahagia untuknya,” lanjutnya.

Ucapan itu terasa kuat karena Flick menjalani hari yang sangat berat secara pribadi. Namun, ia tetap berada di pinggir lapangan untuk memimpin Barcelona dalam laga paling penting musim ini.

Reuters mencatat Flick terlihat menahan air mata setelah Barcelona memastikan gelar. Ia kemudian menyampaikan rasa bangga kepada para pemain dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya.

Bagi Barcelona, kemenangan atas Real Madrid bukan hanya soal tiga poin. Laga itu menjadi penegasan bahwa mereka masih menjadi tim paling konsisten di LaLiga musim ini.

Rashford membuka skor lewat tendangan bebas pada menit kesembilan. Ferran Torres kemudian menggandakan keunggulan setelah menerima umpan tumit dari Dani Olmo.

Barcelona tampil matang dalam pertandingan tersebut. Mereka menjaga keunggulan, meredam tekanan Madrid, dan mengubah El Clasico menjadi malam perayaan gelar.

Kemenangan ini juga memiliki nilai sejarah tersendiri. Al Jazeera mencatat ini baru kedua kalinya gelar LaLiga dipastikan langsung melalui hasil El Clasico.

Bagi Raphinha, gelar ini menjadi bukti bahwa Barcelona mampu bertahan di tengah tekanan. Ia melihat timnya semakin kuat karena tidak runtuh ketika menghadapi situasi sulit.

Peran Flick dalam proses itu sangat besar. Dengan pendekatan taktik yang jelas, ia memberi ruang bagi pemain untuk berkembang dan kembali percaya diri.

Raphinha menjadi salah satu pemain yang merasakan dampak tersebut. Karena itu, pujiannya kepada Flick terdengar bukan sekadar formalitas setelah juara.

Barcelona kini menutup musim liga dengan cerita yang emosional. Mereka menjadi juara, mengalahkan Real Madrid, dan mempersembahkan kemenangan untuk pelatih yang sedang berduka.

Bagi Flick, malam itu mungkin menjadi salah satu momen paling berat sekaligus paling berkesan dalam kariernya. Bagi Raphinha, gelar tersebut juga menjadi cara terbaik untuk membalas kepercayaan pelatihnya.

BarcelonaLiga SpanyolRaphinhaHansi Flick

Berita Terkini