Sempat Kontak Fisik dengan Rekannya yang Positif Corona, Bagaimana Hasil Tes Manny Pacquiao?

Sabtu, 28 Maret 2020 16:44 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Twitter.com/mannypacquiao
Manny Pacquiao sempat melakukan kontak fisik dengan rekannya yang terjangkit Corona. Copyright: © Twitter.com/mannypacquiao
Manny Pacquiao sempat melakukan kontak fisik dengan rekannya yang terjangkit Corona.

INDOSPORT.COM - Petinju asal Filipina, Manny Pacquiao, menjalani pemeriksaan setelah sempat kontak fisik dengan rekannya yang positif terjangkit virus Corona.

Manny Pacquiao dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya sejak 23 Maret lalu.

Status ODP disandang oleh Pacquiao setelah dirinya menghadiri sidang khusus senat yang dihadiri oleh sejumlah orang.

Dua hari kemudian, salah satu politikus bernama Koko Pimentel yang menghadiri sidang tersebut dinyatakan positif mengidap virus Corona. Guna memastikan kondisi kesehatannya, Manny Pacquiao menjalani pemeriksaan.

"Jangan khawatir, saya sudah menjalani rapid test dan hasilnya negatif. Alat ini belum disetujui oleh FDA tetapi sudah digunakan di Korea Selatan," ujar Pacquiao dilansir dari ABSCBN NEWS.

Manny Pacquiao mengaku mendapatkan alat rapid test itu dari temannya yang ada di Korea Selatan. Meski demikian, petinju asal Filipina itu tetap didesak untuk melakukan tes kesehatan di Research Institute for Tropical Medicine (RITM).

Pasalnya di tempat itulah para anggota parlemen lain melakukan pemeriksaan kesehatan. Namun, Manny Pacquiao justru menolak lantaran ia mengaku tidak mengalami gejala apa pun. Pacquiao baru akan menjalani tes swab jika dirinya mulai merasakan gejala.

"Begitu saya mengalami gejala, saya bersedia menjalani tes swab demi keluarga dan negara saya. Tetapi aku akan tetap melakukan prosedur (karantina). Saya percaya masih banyak orang yang patut menjadi prioritas untuk menjalani tes tersebut," pungkasnya.

Beberapa senator di Filipina sudah menjalani pemeriksaan walaupun tidak menunjukkan gejala. Meski demikian, hal itu justru menuai kecaman publik lantaran pasokan alat uji virus Corona di negara itu masih terbatas.

Sementara itu di Indonesia, pemerintah sudah mengumumkan 1.155 kasus positif Corona hingga Sabtu (28/03/20). Sejumlah 102 di antaranya meninggal dunia dan 59 sembuh.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%