x

Waduh! Presiden RI Jokowi Mendadak Kurangi Kuota Penonton MotoGP Mandalika, Kenapa?

Senin, 28 Februari 2022 16:00 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Juni Adi
Kuota penonton MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika kini kuotanya dikurangi hampir 50 persen setelah adanya mandat dari Joko Widodo selaku Presiden RI.

INDOSPORT.COM – Kuota penonton MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika kini kuotanya dikurangi hampir 50 persen setelah adanya mandat dari Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia.

Sebagaimana diketahui Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, yang berlangsung pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Sejumlah persiapan pun dilakukan untuk menyambut para rider, tim ofisial serta penonton yang kabarnya bisa mencapai ratusan ribu.

Baca Juga
Baca Juga

Namun, baru-baru ini terdapat sedikit perubahan usai presiden yang akrab disapa Jokowi itu telah memutuskan untuk mengurangi jumlah penonton MotoGP Mandalika.

Awalnya, sirkuit Mandalika rencananya akan menampung 100 ribu penonton, tapi kini jumlahnya dikurangi menjadi 60 ribu penonton saja.

Baca Juga
Baca Juga

Keputusan ini diambil tentunya bukan tanpa alasan. Sebab melansir dari Antara, Jokowi mengambil keputusan ini saat dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM bersama sejumlah menteri pada Minggu (27/02/22).

Seperti disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers virtual pascarapat, Presiden Jokowi mengambil keputusan pengurangan kuota penonton di MotoGP Mandalika karena menyesuaikan kondisi pandemi terkini.


1. Menyesuaikan Kondisi Pandemi

Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat

"Arahan Bapak Presiden terkait Mandalika yang semula penontonnya 100 ribu, maka diturunkan menjadi 60 ribu dengan situasi yang ada saat sekarang," kata Menko Airlangga, dilansir dari Antara.

Keputusan itu ditempuh setelah meninjau situasi terkini terkait kasus aktif COVID-19 maupun tingkat vaksinasi di Kabupaten Lombok Tengah maupun NTB.

Airlangga Hartarto lebih lanjut melaporkan bahwa di Kabupaten Lombok Tengah tingkat vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah mencapai 91,5 persen, dosis kedua 74 persen dan dosis ketiga atau penguat baru 1,2 persen.

Sedangkan secara keseluruhan di NTB tingkat vaksinasi COVID-19 dosis pertama mencapai angka 91,4 persen, dosis kedua 65,3 persen dan dosis penguat 2,6 persen.

"Dan tentunya dari segi jumlah kasus aktif di NTB terdapat 3.200 dengan BOR (tingkat keterisian rumah sakit) adalah 20 persen, ini di bawah nasional," tukasnya.

Lebih lanjut Menko juga memastikan pemerintah terus melakukan akselerasi realisasi vaksinasi dosis kedua dan dosis penguat di wilayah setempat sebagai langkah mitigasi dan persiapan sebelum gelaran MotoGP seri kedua musim 2022.

MotoGPJoko WidodoSirkuit MandalikaBerita MotoGPMotoGP Mandalika

Berita Terkini