x

Komentator Gill Clark Kecewa Tak Bisa Menonton Aksi Kevin Sanjaya/Daniel Marthin

Senin, 18 Oktober 2021 22:55 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor:
Aksi Kevin Sanjaya saat melawan ganda India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Olimpiade Tokyo 2020.

INDOSPORT.COM – Komentator bulutangkis legendaris, Gillian Clark, mengaku kecewa gagal menyaksikan aksi Kevin Sanjaya Sukamuljo yang berpasangan dengan pemain yang lebih muda yakni Daniel Marthin.

Komentar Gillian tersebut diucapkan ketika momen pengalungan medali emas saat tim putra Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020, Minggu (17/10/21) kemarin.

Baca Juga
Baca Juga

“Saya sedikit kecewa tidak bisa melihat Daniel Marthin berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Saya amat menantikannya,” tutur sosok yang dipanggil Oma Gill oleh para fans bulutangkis Indonesia tersebut.

Namun komentator satunya menimpali bahwa ia yakin para pencinta bulutangkis akan bisa menyaksikan duet Kevin dan Daniel di masa depan.

Netizen yang berkomentar di postingan tersebut pun mengatakan Gillian Clark memang mengidolakan Kevin Sanjaya sejak lama.

Kevin Sanjaya dan Daniel Marthin memang masuk dalam line-up tim Indonesia di final Piala Thomas melawan China. Kevin/Daniel rencananya akan diturunkan sebagai ganda kedua, setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto diturunkan lebih dulu.

Baca Juga
Baca Juga

Namun Kevin dan Daniel tak jadi bermain karena Indonesia sudah sapu bersih tim China lebih dulu usai kemenangan dari Anthony Sinisuka Ginting, Fajar/Rian, serta Jonatan Christie.


1. Pemain Muda Menjanjikan

Daniel Marthin kerap kali disebut sebagai the next Kevin Sanjaya karena ulah tengilnya di lapangan.

Bongkar pasang pemain ganda memang hal lumrah terjadi di turnamen beregu seperti Piala Thomas. Sebelumnya, Daniel Marthin sudah turun lebih dulu bersama Mohammad Ahsan di pertandingan babak grup melawan Chinese Taipei.

Ahsan/Daniel yang turun di partai keempat, menelan kekalahan dari Lu Ching Yao/Yang Po Han. Namun pasangan Merah Putih ini sanggup memberikan perlawanan ketat dalam laga yang berakhir dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-23 ini.

Saat itu, pelatih Herry IP memang memberikan pilihan kepada pemain berusia 20 tahun itu untuk menentukan pasangannya. Daniel pun memilih Ahsan.

Sementara ketika menyiapkan line-up pemain di partai final, Herry IP meminta Kevin Sanjaya untuk memilih pasangannya sendiri karena Marcus Fernaldi Gideon masih didera kelelahan. Kevin pun memilih Daniel.

Daniel Marthin biasanya berpasangan dengan Leo Rolly Carnando. Kedua pemain ini merupakan salah satu bibit ganda putra Indonesia yang menjanjikan.

Daniel/Leo pernah menjadi juara Kejuaraan Dunia Junior pada 2019 lalu. Di turnamen itu, keduanya juga memenangkan medali emas di nomor beregu campuran. Masih di tahun yang sama, pasangan ini juga menang di Kejuaraan Junior Asia.

Piala ThomasKevin SanjayaBulutangkisDaniel MarthinBerita BulutangkisPiala Thomas 2020Gillian Clark

Berita Terkini