x

Keterampilan Kelas Dewa, Hendra Setiawan Dapat Julukan Profesor dari Lee Yong-dae

Senin, 3 Oktober 2022 16:50 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Isman Fadil
Punya keterampilan ‘spek dewa’, pebulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, kembali punya julukan mencengangkan dari mantan rivalnya, Lee Yong-dae.

INDOSPORT.COM – Punya keterampilan ‘spek dewa’, pebulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, kembali punya julukan mencengangkan dari mantan rivalnya, Lee Yong-dae.

Tak diragukan lagi membahas soal rivalitas kedua pebulutangkis ganda putra lintas negara, Lee Yong-dae dan Hendra Setiawan.

Baca Juga

Lee Yong-dae merupakan ganda putra asal Korea Selatan yang mampu melegenda dengan prestasi yang tengah diraihnya.

Termasuk keberhasilan dan prestasi Lee Yong-dae menempati ranking satu dunia BWF dengan empat pasangan berbeda.

Lee Yong-dae pernah menjadi ranking satu dunia BWF bersama Jung Jae-sung (2009), bersama Ko Sung-hyun (2013), bersama Yoo Yeon-seong (2014), dan Lee Hyo-jung (2009).

Baca Juga

Sementara itu Hendra Setiawan merupakan pebulutangkis ganda asal Indonesia yang sama menterengnya dengan pasangan berbeda.

Dengan skill dan pukulan mematikan ‘kelas dewa’, Hendra Setiawan mampu menyabet beragam gelar yang pantas membuatnya dijuluki ‘sang legenda.’

Lee Yong-dae dan Hendra Setiawan saat masih bermain. Namun sejak beberapa tahun yang lalu, sepertinya hanya Hendra Setiawan yang sanggup bersaing di papan atas meski usianya sudah 38 tahun.

Baca Juga

Dengan skill dewa dan pukulan mematikannya, Hendra Setiawan yang berduet dengan Mohammad Ahsan, kini menempati ranking empat dunia BWF sektor ganda putra.

Lee Yong-dae yang lebih banyak bermain di turnamen bulutangkis lokal, memberikan julukan spesial untuk Hendra Setiawan. Seperti apa?


1. Julukan Spesial Lee Yong-dae

Secara khusus, Lee Yong-dae menjuluki Hendra Setiawan sebagai ‘profesor badminton’.

Secara khusus, Lee Yong-dae menjuluki Hendra Setiawan sebagai ‘profesor badminton’. Hal itu diutarakan oleh mantan ranking satu BWF itu kanal Youtube Wonderplay.

Kanal Youtube Wonderplay yang juga membahas khusus tentang keterlibatan Lee Yong-dae  dengan Mathias Boe di Liga Bulutangkis India

Baca Juga

Lee Yong-dae menyebut bahwa Hendra Setiawan adalah seorang professor badminton kepada dua host di kanal Youtube tersebut. 

Hal tersebut langsung mendatangkan kehebohan Badminton Lovers di twitter. Seperti Badminton Lovers @stefanyvonne  pada Jumat (30/09/22).

“Julukan baru dari rivalnya Hoheng: Badminton Professor,” tulis twitter @stefanyvonne.

Baca Juga

Akun Badminton Lovers tersebut langsung diiyakan oleh netizen yang lain, di mana mereka mengagymi dua pebulutangkis Lee Yong-dae dan Hendra Setiawan.

“Julukannya udah tertinggi semua,” komentar @menu****

“Ternyata LYD mulai ngefans sama rivalnya,” komentar @nyoe*****

Baca Juga

“Dewa doong, professor udah lewat,” komentar @chiy****

“Ngakak ngebayangin gmn reaksi hoheng.” komentar @putr****


2. Hendra Setiawan Berpeluang Cetak Rekor di Olimpiade 2024

Jadi legenda sejati, pebulutangkis Indonesia berusia 38 tahun, Hendra Setiawan, berpeluang mencetak rekor lagi jika berhasil tampil di Olimpiade 2024 nanti.

Jadi legenda sejati, pebulutangkis Indonesia berusia 38 tahun, Hendra Setiawan, berpeluang mencetak rekor lagi jika berhasil tampil di Olimpiade 2024 nanti.

Jika skenario itu benar-benar terjadi, maka sebuah rekor mencengangkan akan diukir oleh sosok legenda ganda putra Hendra Setiawan.

Melansir laman Sohu, media lokal China tersebut menyebut bahwa Hendra Setiawan mungkin akan menjadi orang pertama dalam sejarah bulutangkis yang bermain di empat edisi Olimpiade.

“Ganda putra veteran Indonesia, Hendra Setiawan, mungkin menjadi yang pertama dalam sejarah bulutangkis dengan memainkan empat edisi Olimpiade,” demikian headline dalam berita Sohu.

Baca selengkapnya: Legenda Sejati, Hendra Setiawan Berpeluang Cetak Rekor Lagi Jika Tampil di Olimpiade 2024

 

Hendra SetiawanBWFLee Yong DaeBulutangkisBerita Bulutangkis

Berita Terkini