Mike Evans, yang berlaga membela Tampa Bay Buccaneers, menolak berdiri saat lagu kebangsaan dinyanyikan sebelum laga kandang melawan Chicago Bears, Senin (14/11/16) lalu.
Saat diwawancarai setelah pertandingan, Evans menyatakan bahwa Amerika melakukan kesalahan saat memilih Trump.
“Saat ia (Trump) mencalonkan diri, saya pikir itu lelucon dan lelucon itu berlanjut,” ujarnya seperti dikutip CNN.
“Saya bukan orang yang terlalu politis, tetapi saya punya akal sehat dan tahu ada sesuatu yang salah,” lanjutnya.

Bintang NFL, Mike Evans protes dengan tetap duduk saat lagu kebangsaan dinyanyikan.
Evans pun mengandaikan terpilihnya Trump sebagai lelucon dalam sebuah program reality show yang dipandu Ashton Kutcher untuk mengerjai orang-orang.
“Ketika Ashton Kutcher keluar dan bilang kita telah dikerjai, saya akan berdiri lagi. Namun, saya tidak akan berdiri sekali lagi,” lanjut Evans.
Evans sadar ada yang mencemoohnya saat ia melakukan aksi tersebut. Namun, ia membantah bahwa ia tidak menghormati para veteran dengan tidak berdiri saat lagu kebangsaan.
Ia dengan tegas hanya menolak Trump yang kerap mengeluarkan komentar negatif terhadap imigran, umat Muslim, dan mengaku pernah melecehkan perempuan.
Colin Kaepernick juga berlutut sebagai protes atas isu rasialisme.
Evans bukanlah atlet pertama yang menolak berdiri saat “The Star Spangled Banner” dinyanyikan pada musim ini. Sebelumnya, quarterback San Fransisco 49ers, Colin Kaepernick berlutut saat itu.
Sementara itu, Buccaneers telah memberikan pernyataan singkat terkait protes Evans. Klub tersebut dengan tegas menghormati para veteran yang telah berjuang demi bangsanya, tetapi juga menghargai kebebasan berpendapat setiap individu.