Kepala Bidang (Kabid) Angkat Besi PABBSI, Alamsyah Wijaya, membenarkan jika lifter Deni yang merupakan salah satu atlet Pelatnas memutuskan untuk pulang setelah tak digaji selama tiga bulan. Alamsyah pun tak bisa berbuat banyak mengingat Deni memutuskan untuk meninggalkan Pelatnas dan mencari nafkah untuk keluarganya.
“Dia bilang sama pelatih angkat besi kalau mau pergi karena butuh uang, pamit juga dengan saya, ya akhirnya kita lepaskan dulu karena ini kan masalah gaji yang belum dibayar. Kita juga gak bisa berbuat banyak, tapi kita sempat kasih dia pinjaman juga sedikit untuk membantu,” ujar Alamsyah saat dihubungi INDOSPORT.
Alamsyah membenarkan jika Deni memutuskan untuk pergi dari Pelatnas angkat besi di Bandung dan menjadi instruktur untuk salah satu tempat latihan angkat besi. PB PABBSI sendiri kini memang mengalami kesulitan untuk menggaji para atletnya mengingat anggaran dari Satlak Prima yang belum kunjung turun.
“Belum ada dari Satlak Prima turun, ya jadi kami juga kesulitan untuk biayai latihan di Pelatnas, tapi sementara untuk memenuhi kebutuhan disokong oleh Ketua Umum PABBSI, Pak Rosan,” tambah Alamsyah.
Atlet angkat besi IndonesiaMeski meninggalkan pelatnas untuk mengajar di salah satu tempat latihan angkat besi di kawasan Sudirman, Jakarta, namun Alamsyah memastikan Deni akan kembali berlatih Senin (03/04/17). Walaupun mengalami kesulitan keuangan karena anggaran yang tak kunjung turun dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), namun Alamsyah memastikan latihan intensif para lifter jelang SEA Games 2017 tak terganggu.
“Kalau untuk fisik atlet sama sekali tak terganggu, gizi terus kita pastikan tapi kan kalau urusan gaji balik lagi ke psikologis atlet, kita gak bisa jamin. Sekarang PABBSI gak mau mengandalkan siapa-siapa, kita berusaha untuk jadi single fighter saja,” tutup Alamsyah.