Olimpiade 2016

Tim Angkat Besi Indonesia Jalani Tes Doping Dadakan

Rabu, 3 Agustus 2016 08:51 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:

Tes doping yang dilakukan Badan Anti Doping Dunia (WADA) ini dilakukan secara acak pada Selasa (02/08) pagi, waktu setempat. Para petugas secara langsung mendatangi atlet yang harus menjalani tes. 

Pada tim angkat besi Indonesia, WADA melakukan tes pada tiga dari tujuh atlet yang akan bertanding di Olimpiade. Dipantau langsung oleh manajer tim, Alamsyah Wijaya, tiga lifter Indonesia, Deni, I Ketut Ariana dan Muhammad Hasby menjalani tes dengan baik. 


WADA melakukan tes doping dadakan pada tim angkat besi Indonesia. 

"Ini memang bagian rutinitas. Kami sudah diberi tahu bahwa setidaknya akan ada tes menjelang dan selama Olimpiade. Kami tidak menyembunyikan apapun, kami menerima mereka dengan terbuka," kata Alamsyah Wijaya dalam keterangannya seperti dikutip Antara. 

Menurut Alamsyah, Eko Yuli dan kolega juga menjalani tes serupa dari WADA saat menjalani pemusatan latihan di Cape Town, Afrika Selatan. Mereka juga melaporkan suplemen yang dikonsumsi selama menjalani latihan kepada WADA.


Tim angkat besi Indonesia saat menjalani latihan di Cape Town, Afrika Selatan. 

Setelah melakukan tes doping sebelum kejuaraan berlangsung, WADA juga akan melakukan tes lagi kepada lifter yang menjadi peringkat tiga besar masing-masing nomor serta 10-12 lifter lain secara acak.

Pengawasan doping pada Olimpiade 2016 memang terbilang ketat setelah skandal doping Rusia. Federasi Angkat Besi Internasional, IWF, telah melarang tim Rusia untuk berlaga di kompetisi angkat besi Olimpiade 2016.