Dirja Wiharja menceritakan suka dukanya selama menemani tim angkat besi menjalani sesi kualifikasi hingga Olimpiade. Ia mengaku segala kerja kerasnya bersama tim angkat besi terbayar setelah berhasil mempersembahkan dua medali perak.
“Pastinya senang, hanya saja kemarin ada sedikit kekecewaan dari Eko Yuli karena seharusnya ia berhasil dapat emas, cuma memang ada sedikit ketidakberuntungan saja,” ujar Dirja kepada INDOSPORT.
Dirja pun mengungkapkan suka duka selama menemani Sri Wahyuni dan kolega berlaga di Olimpiade 2016. Ia mengaku anak asuhnya mendapatkan banyak tantangan sebelum berlaga di ajang bergengsi tersebut, namun semua terbayar dengan prestasi.
“Ya saya menemani mereka dari awal kualifikasi untuk Olimpiade ini, suka duka pasti ada tapi saya bersyukur bisa punya tim yang luar biasa sehingga bisa mewujudkan semua mimpi dapat medali. Duka mungkin saat harus terima kenyataan ada yang cedera, lalu harus membuat mereka pulih kembali,” tambah Dirja.
Dirja pun telah memiliki rencana masa depan untu para anak asuhnya, Sri Wahyuni, yang sukses menyabet medali perak lalu. Dirja ingin Sri meraih emas di ajang Asian Games 2018. Usia muda membuat pelatih angkat besi tersebut meyakini jika anak asuhnya masih mampu berbuat banyak.
“Di usia masih muda, saya rasa masih panjang kesempatan untuk dia main di Olimpiade Tokyo nanti untuk angkatan 69 kg dan semoga Sri wahyuni bisa dapat emas di ajang Asian Games saat kita jadi tuan rumah,” tambahnya.