PON Jabar 2016

Susi Susanti, Harapan Baru Angkat Berat Saingi Prestasi Sri Wahyuni Cs

Rabu, 28 September 2016 19:52 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Disinggung soal keberhasilan Susi memecahkan banyak rekor di PON Jabar 2016, Kepala Bidang Angkat Besi Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI), Alamsyah Wijaya, justru tak mengetahuinya. Maklum saja di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016 kemarin, cabang olahraga angkat berat tak mengirimkan atletnya.

“Jadi begini, cabang olahraga yang kemarin dipertandingkan di Olimpiade itu angkat besi kalau angkat berat tidak main, belum, dan belum jelas juga nasibnya,” ujar Alamsyah kepada INDOSPORT.

Namun, torehan medali emas Susi Susanti PON Jabar 2016 bisa menjadi lecutan semangat baru bagi cabor angkat berat agar mengikuti prestasi angkat besi di kancah dunia. Selain itu, keikutsertaan Sri Wahyuni Agustiani dan Eko Yuli Irawan, dua lifter peraih perak di Olimpiade Rio 2016, di ajang PON Jabar 2016 dinilai Alamsyah tak perlu direspon negatif.


Susi Susanti saat berlaga di perlombaan angkat berat PON Jabar 2016.

“Banyak yang mempermasalahkan itu, tapi saya pikir itu sah-sah saja, justru bagus, karena Yuni dan Eko malah memberikan atmosfer dunia ke PON itu positifnya. Tapi, banyak orang yang anggap sudah main di Olimpiade untuk apa ke PON, kalau urusan cedera sebenarnya kita punya recovery juga,” ujar Alamsyah.

Sebagai informasi, Susi Susanti, lifter angkat berat asal Jawa Berat meraih medali emas bagi kontingennya pada kelas 52 kilogram. Selain itu, ia memecahkan enam rekor yaitu tiga rekor PON dan tiga rekor nasional.