Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, menjelaskan kondisi Pelatnas angkat besi yang ada di kawasan Olympic Center, Cibubur. Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu menilai jika masih banyak perbaikan yang harus dilakukan di Pelatnas angkat besi tersebut.
“Iya sudah dua minggu menempati dan latihan di Olympic Center, ya cukup oke kalau untuk latihan ringan-ringan, tapi itu tempat latihannya gampang pecah. Tapi kalau untuk urusan makanan, ya sudah baguslah dibandingkan sebelumnya,” ujar Eko usai menerima penghargaan rumah dari Ketua Umum Persatuan Angkat Besi dan Beban Seluruh Indonesia (PABBSI).

Eko Yuli saat sukses merebut medali perak Olimpiade Rio 2016
Namun Eko menilai jika tempat latihan angkat besi di Olympic Center masih jauh dari kata layak. Terlebih lagi, tempat latihan masih dalam keadaan belum sepenuhnya selesai sehingga cukup menganggu aktivitas latihan angkat besi.
“Mungkin tempatnya saja yang masih belum siap tapi nanti katanya bakal dicor lagi ya tapi tetap latihan dengan kondisi yang seadanya saja, kami sudah mencoba ngomong ke Satlak Prima melalui manajer,” jelas Eko.
Beberapa tempat yang digunakan untuk menjalani latihan angkat besi bahkan pecah karena tak mampu menahan beratnya beban dan peralatan yang biasanya digunakan para lifter. Selain itu, Eko juga menyebut jika barang-barang yang berada di kamar yang ditempati atlet, terutama tempat tidur bukanlah barang baru, namun pernah digunakan sebelumnya.
“Terganggu sedikit sih latihan karena kondisi itu, cuma gak terlalu, tapi Januari nanti mulai latihan yang berat. Seenggaknya itu tempatnya bisa dicor dulu lah,” tutup lifter asal Jawa Timur tersebut.