Timberwolves 84-87 Rockets

Rock on, Houston!

Kamis, 27 Desember 2012 11:30 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Houston Rockets bertandang ke Target Center dengan membidik target kemenangan kelima beruntun di pentas NBA. Rockets mengincar kemenangan di markas Minnesota Timberwolves.

Kunjungan pada Rabu malam atau Kamis (27/12) pagi waktu Indonesia merupakan kunjungan emosional bagi pelatih Rockets. Kevin Michale baru bepergian sejak kematian putrinya, 24 November 2012.

Michael senang karena timnya mendominasi permulaan pertandingan. Chandler Parsons tampil impresif dengan 10 angka hingga Houston Rockets memimpin 22-17 pada akhir quarter pertama.

Ricky Rubio mempertipis ketertinggalan tuan rumah, 25-19, pada awal quarter kedua. Jeremy Lin bisa mendorong Rockets unggul lima angka sebelum Timberwolves menutup paruh pertama dengan 47-44.

Empat menit quarter ketiga berjalan, Luke Ridnour memperlebar keunggulan Wolves, 60-46. Tapi Omer Asik memangkas selisih menjadi lima angka setelah memanfaatkan kesalahan Parsons.

Secara total pada quarter ketiga, Asik menyumbang 9 angka dan 17 rebounds untuk Rockets. Namun tim tamu tak bisa mencegah tuan rumah merebut kedudukan 60-55.

Timberwolves melanjutkan keunggulan pada menit-menit awal quarter keempat. Jose Juan Barea membawa tuan rumah menjauh dengan keunggulan 73-66 atas tamu dari kota Houston.

Namun tamu membawa James Harden yang melesatkan 9 angka berturut-turut. Houston Rockets kembali melejit, dengan beda tipis, 79-78, ketika pertandingan menyisakan empat menit.

Pertandingan makin seru karena tuan rumah kembali berada di depan berkat tembakan tiga angka Alexey Shved. Namun Jeremy Lin menyamakan kedudukan, tiga menit sebelum bubaran.

Minnesota unggul tipis 84-83 lagi melalui aksi Andrei Kirilenko. Tapi harden mengecoh tiga defender tuan rumah dan memberi poin  penting bagi Rockets ketika laga menyisakan 39 detik.

Harden menyumbang 17 dari 30 angka pada quarter keempat. Hingga pertandingan berakhir, Rockets mempertahankan kunggulan 87-84 untuk meraih kemenangan kelima secara beruntun di NBA.