Sebelum pertandingan ini, orlando Magic sudah menelan enam kekalahan beruntun atau yang ke-17 dari 20 pertandingan terakhir.
Usaha mereka untk memutus deretan kekalahan semakin sulit diwujudkan setelah Glen Davis mendapat cedera patah kaki kiri, saat pertandingan belum genap berjalan lima menit.
Dengan keluarnya Davis, berarti memudahkan big man Knicks, Amare Stoudemire dan Tyson Chandler, untuk menembus pertahanan Magic. Quarter pertama berakhir dengan skor 31 sama.
Kedua tim bermain imbang di sepanjang kuarter kedua. Mereka kembali mendulang poin sama, dan menutup paruh pertama dengan skor 51-51.
Memasuki kuarter tiga, Knicks mulai mendominasi pertandingan. Mereka berhasil menjauh dan menutup kuarter ini dengan keunggulan enam poin, 79-73.
Di kuarter terakhir, Knicks makin tak terkejar. Mereka tak membuang banyak peluang, dan akhirnya memastikan kemenangan dengan 113-97.
Chandler menyumbang poin terbesar bagi timnya, dengan 21 angka.
Sementara Carmelo Anthony memperpanjang rekornya mencetak minimal 20 poin per game, dalam 30 pertandingan secara beruntun. Kali ini dia tepat menyumbang 20 angka untuk Knicks.
Kemenangan ini mengokohkan dominasi Knicks atas Magic musim ini. Mereka sudah tiga kali bertemu dan seluruhnya dimenangi Anthony dkk.
Mereka masih menyisakan satu pertemuan pada Maret akhir, dan kembali digelar di kandang Knicks.
Knicks kini menempati posisi dua klasemen Wilayah Timur, di bawah Miami Heat, dengan 28 kemenangan dan 15 kali kalah. Sementara Orlando masih tertahan di peringkat 12.
Hasil Pertandingan, Kamis (31/01):
Washington Wizards 84-92 Philadelphia 76ers
Detroit Pistons 79-98 Indiana Pacers
Sacramento Kings 81-99 Boston Celtics
Orlando Magic 97-113 New York Knicks
Toronto Raptors 92-93 Atalanta Hawks
Miami Heat 105-85 Brooklyn Nets
Chicago Bulls 104-88 Milwaukee Bucks
Los Angeles Clippers 96-90 Minnesota Timberwolves
Charlotte Bobcats 78-102 San Antonio Spurs
Houston Rockets 110-118 Denver Nugegts
New Orleans Hornets 99-104 Utah Jazz