Orlando Magic 97-106 LA Lakers

Howard Tusuk Bekas Tim

Rabu, 13 Maret 2013 20:20 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Selalu menyenangkan bisa pulang ke tempat seseorang tumbuh-besar. Tapi bagaimana bila kembali sebagai musuh yang mesti siap mengalahkan tim yang pernah memuja pemain basket NBA?

Dwight Howard kembali ke Orlando dan mendapat sambutan beragam. Sebagian penonton tetap menghargai Howard tapi kebanyakan melontarkan seruan yang menggangu mental bertanding.

Howard berusaha untuk tidak perduli. Dia malah bermain menggila pada awal quarter pertama dengan membawa Los Angeles Lakers unggul setelah mendapat assist dari Kobe Bryant.

Melawan Orlando Magic, bekas timnya, Dwight makin dominan di bawah ring. Tembakan Antawn Jamison yang gagal menembus jaring melecut Howard untuk merebut bola dan mencetak poin.

Aksinya membawa Lakers unggul 9 angka dari Orlando. Tapi tuan rumah Magic bangkit lewat pemain baru Tobias Harris. Bahkan pada akhir pertandingan, Harris kemudian berhasil mencetak 17 poin.

Quarter ketiga, Magic terus merapat. Serangan gagal Kobe Bryant berbalik menjadi keuntungan bagi Orlando dan tuan rumah merapat 55-56. Skor bahkan kemudian imbang pada angka 59 sama.

Namun setelah imbang sebentar, Lakers menjauh hingga skor menunjukkan angka 71-59. Perubahan besar terjadi karena peran bintang Kobe Bryant yang menyumbang banyak asistensi dan poin.

Pada quarter terakhir, Lakers makin tak tertahan. Kobe menjadi pelayan baik bagi Dwight Howard dan Jodie Meeks yang berandil penting untuk menutup laga dengan kemenangan 106-97.

Penonton bersorak. Mereka kesal dan kecewa karena Dwight Howard yang pernah menjadi ikon Orlando Magic menjadi bintang dengan mengumpulkan 39 angka bagi tim tamu, LA Lakers.