Los Angeles Lakers dan Dallas Mavericks tahu, kemenangan sangat berarti bagi mereka untuk membuka jalan lolos ke babak playoff. Dua tim masih punya peluang yang bisa saja lepas.
Lakers membuka pertandingan dengan harapan tinggi, apalagi saat berhasil menutup quarter pertama dengan keunggulan 24-21.
Mereka bahkan berhasil mempertahankan keunggulan hingga saat turun minum. Kobe Bryant dkk mantap memimpin 55-40 saat jeda babak pertama.
Kembali ke lapangan setelah beristirahat, Mavericks berhasil mencuri momen saat memimpin quarter tiga dengan mencatat 21 poin, empat lebih banyak dari raihan tuan rumah.
Tapi Lakers kembali menemukan permainan terbaik, dan akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kemenangan cukup telak, 101-81.
Kemenangan ini membawa Lakers sejajar dengan Utah Jazz yang menempati peringkat delapan Wilayah Barat, atau posisi terbawah untuk lolos babak playoff, hasil 39 kali menang dan 36 kali kalah.
Mavericks berada di posisi 10 dengan rekor 36-38.
Kobe harus bermain selama 47,04 menit dan mencetak 23 poin untuk memastikan timnya tidak kehilangan poin. Dalam dua pertandingan terakhir, pemilik lima gelar juara NBA ini hanya istirahat selama 79 detik.
Pada pertandingan ini, Lakers turun tanpa Steve Nash yang mendapat cedera hamstring dan Metta World Peace yang menjalani operasi lutut kiri.
Hingga akhir musim reguler, Lakers masih menyisakan tujuh pertandingan dan Mavericks delapan.
Dua tim masih besaing dengan Utah, Houston Rockets (posisi 7), dan Golden State Warriors (6), untuk mendapatkan jatah tempat di babak playoff.
Hasil Pertandingan, Rabu (03/04):
Chicago Bulls 86-90 Washington Wizzards
New York Knicks 102-90 Miami Heat
Dallas Mavericks 81-101 Los Angeles Lakers