Setelah keok oleh San Antonio Apurs pada laga pertama, Miami Heat bangkit pada pertandingan kedua pada Minggu (09/06/13) atau Senin WIB. Heat menang 103-84.
Dalam laga itu, LeBron James gagal menampilkan terbaiknya. Bintang Miami itu hanya mampu mengoleksi 17 angka.
Namun, empat pemain Heat lainnya sukses mencatatkan poin berdigit dobel, dengan Mario Chalmers mencetak skor tertinggi: 19 poin.
Sementara 3 bintang Spurs – Tony Parker, Manu Ginobili, dan Tim Duncan – total berkontribusi dengan field goals 10 dari 33. Raihan shooting Duncan 3-13 adalah catatan terburuk kariernya.
“Mereka bikin kami tak berkutik. Kami tak bermain baik, gagal menembak dengan bagus, dan saya tahu saya bermain jelek,” tutur Duncan seusai pertandingan.
Laga kedua di markas Heat, American Airlines Arena, berlangsung ketat hingga paruh pertama, setelah pemain Spurs, Danny Green mencetak nilai sempurna dari empat tembakan 3 angkanya.
Setelah itu, Heat melejit pada quarter ketiga dan tiba pada awal 15 menit terakhir dengan keunggulan 75-65.
Pemain Terbaik NBA 2013, James, secara mengejutkan tampil buruh. Dia hanya mampu membukukan delapan angka dari konversi 3 shooting dalam 13 percobaan dalam 3 quarter awal.
Namun, King James mampu bangkit pada 15 menit terakhir dan membukukan 9 angka. Miami pun menang 103-84.
“Saat saya berjuang mendapatkan ritme menyerang, rekan-rekan setim sukses menjaga jarak poin dengan lawan dan kami selalu unggul,” kata James.
LeBron sempat tampil mengejutkan pada menit-menit terakhir. Setelah mengeblok dunk pemain center Spurs, Tiago Splitter, James memberikan assist yang berbuah tembakan 3 angka.
Namun, James gagal menjaga penampilannya dan baru bangkit pada 15 menit pamungkas. Game ketiga bakal dihelat di San Antonio pada Selasa (11/06/13).