Jelang Game 6 Final NBA 2012-2013

Spurs Bikin Heat Gerah

Selasa, 18 Juni 2013 12:11 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Tiga bulan lalu adalah sebuah hal mencengangkan ketika Miami Heat kalah 3 kali dalam 3 bulan. Namun, San Antonio Spurs seolah membuat keajaiban.

Benar, hanya dalam tempo sepekan, Spurs menghancurkan Heat 3 kali. Mesin-mesin Heat tak panas meski berbekal talenta cemerlang seperti LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh.

Untuk sementara, Heat tertinggal 3-2, setelah takluk dari Spurs 114-104 pada Minggu (16/06/13). Tekanan berat bagi tim asuhan Erik Spoelstra.

“Kita lihat saja apakah kami adalah tim yang lebih baik ketimbang musim pertama saat kami bersama,” sebut James, Senin (17/06/13).

Heat’s Big Three akhirnya kandas oleh 3 jagoan Spurs, Tim Duncan, Tony Parker, dan Manu Ginobili. Ketiganya tampil brilian plus Danny Green yang bermain gemilang.

Sekali kemenangan lagi, tim asuhan Gregg Popovich akan menorehkan catatan 5-0 di Final NBA. Memang masih di bawah rekor Chicago Bulls ala Michael Jordan yang membukukan 6 kemenangan.

“Kami paham game 6 bermakna besar. Jelas, Anda ingin menyelesaikan saat pertama mendapatkan kesempatan,” tutur Parker, point-guard andalan Spurs.

“Miami tentu akan tampil dengan energi berlebih dan mereka akan tampil lebih baik di kandang sendiri. Para penonton akan berada di belakang mereka,” sambung dia.

Sementara Duncan berspirit sama dengan Parker. Maklum, center berusia 37 tahun itu akan menggamit cincin Juara NBA kelimanya, jika mampu menjungkalkan Heat sekali lagi.

“Saya pikir, setiap dari kami sangat ingin memenanginya. Kami mencoba bermain seperti pertandingan kemarin (Minggu),” tukas Duncan.

“Kami hanya butuh menampilkannya di lapangan dan memahami energi seperti apa yang ada di sana dan serangan seperti apa yang akan mereka lancarkan,” tegasnya.

Dalam senja kariernya, Duncan tak mau menyerah begitu saja. Dia masih merasa mampu meladeni bintang yang disebut sebagai penguasa NBA saat ini, LeBron James, di kandangnya sendiri.