San Antonio Spurs berkunjung ke kandang Miami Heat di American Airlines Arena dengan asa menjadi juara NBA untuk kali ketujuh. Mereka hanya butuh 1 kemenangan dengan keunggulan 3-2.
Memburu kemenangan, Spurs tak mengubah komposisi starter yang turun pada game 5. Pertarungan berjalan ketat pada kuarter pertama. Tuan rumah tutup kuarter, 27-25.
Heat dan Spurs terus berkejaran angka pada kuarter 2. Tampil di depan publik sendiri Heat berusaha pertahankan keunggulan. Sempat unggul 7 poin, Heat justru tertinggal 44-50 di akhir kuarter 2.
Publik tuan rumah mulai ketar-ketir melihat Spurs terus melaju. Dengan LeBron James sebagai motor, Heat berusaha pangkas selisih poin. Tapi Spurs tetap unggul 75-65 memasuki kuarter 4.
Usaha Heat mengejar angka mulai terlihat saat James buat skor 82-82. Bahkan sekitar 2 menit jelang kuarter 4 berakhir Heat sempat unggul.
Laga kian tegang saat Tony Parker membuyarkan kemenangan Heat. Tembakan 3 angka Parker mulus masuk dan samakan keadaa 89-89 saat laga tersisa 1 menit 30 detik.
Parker bahkan membuat Spurs kembali unggul. Spurs di ambang juara saat memimpin 95-92 saat 5 detik jelang laga berakhir.
Spurs harus tunda pesta kemenangan saat tembakan 3 angka veteran Heat, Ray Allen, melesak masuk dan memaksa tambahan waktu.
Allen dan James membawa Heat berbalik memimpin dengan 101-100 saat laga tersisa 1 menit 43 detik. Heat mematikan kemenagan 103-100 setelah Allen sukses eksekusi 2 tembakan bebas.
James tampil sebagai kontributor terbesar Heat dengan mencetak triple double dengan 32 poin, 11 assist, dan 10 rebound.
Di kubu Spurs Duncan, yang tak cetak angaka di kuarter 4 dan babak tambahan waktu, menjadi pemain paling subur dengan koleksi 30 poin dan 17 rebound.
Dengan kemenangan ini Heat memaksa final berjalan 7 laga yang berlangsung Jumat (21/06/13) pagi WIB di Miami. Ini merupakan laga final ketujuh NBA sejak 2010.