PT DBL Indonesia selaku operator kompetisi National Basketball League (NBL) Indonesia dan Women NBL (WNBL) tengah mencari 16 wasit untuk musim 2013-2014 yang akan segera bergulir.
Tahap pertama berlangsung di DBL Arena, Surabaya, meliputi beep test, FIBA rules test, dan tes wawancara. Uji kelayakan itu menarik 21 wasit yang mendaftar sejak 27 Juli 2013.
Pengurus Provinsi Perbasi Jawa Timur mengirimkan wasit peserta terbanyak dengan 15 orang. Sisanya berasal dari adalah Yogyakarta (tiga orang), Jawa Tengah (dua orang), dan Kalimantan Timur (satu orang).
Seleksi pertama juga berlangsung di Jakarta pada 30 dan 31 Agustus mendatang. Waktu dua hari itu harus berlangsung setelah wasit peserta yang mengikuti tes sebanyak 31 orang.
Koordinator Referee Development Program Devy Rizka yang memberi konfirmasi kabar itu di situs resmi NBL Indonesia, Senin (26/08/13).
Seleksi pertama akan menyaring 30 wasit. Mereka berhak mengikuti tes tahap kedua yang berlangsung di Surabaya pada 19-20 September 2013.
Pada seleksi terakhir itu PT DBL akan memilih 26 wasit terbaik, dengan 16 di antaranya terjun di kompetisi NBL dan sisanya di WNBL Indonesia.
Wasit kontestan seleksi NBL dan WNBL adalah mereka yang memegang lisensi B1, A atau FIBA yang masih aktif. Setiap peserta harus meneken surat pernyataan untuk menjaga performa terbaik di setiap pertandingan.
''Kami melakukan open recruitment mulai yang memiliki lisensi B1. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas wasit. Apalagi, Indonesia hanya memiliki 15 wasit berlisensi FIBA,'' tandas Devy.