Jelang NBL Indonesia 2013-2014

Bahaya Sengatan Hangtuah

Selasa, 10 September 2013 11:06 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Wan Amran bergabung dengan Hangtuah jelang National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014. Banyak pihak menilai Amran akan membuat tim basket Sumatera Selatan itu jadi kuda hitam terliar.

Dalam tiga musim terakhir, Amran menyulap CLS Knights Surabaya dan Garuda Kukar Bandung jadi tim yang sulit terkalahkan di kompetisi NBL.

Pada turnamen pramusim NBL di DBL Arena, Surabaya, 21-29 September 2013, Hangtuah di bawah arahan Amran menjanjikan penampilan terbaik.

''Perkembangan tim bagus. Anak-anak pas dan cocok ketemu coach Amran. Mereka memiliki intensitas tinggi di lapangan,'' ucap Ferri Jufry, General Manager Hangtuah, di laman resmi NBL.

'Pemain kami yang mayoritas (pebasket) muda juga enjoy dengan sistem defense man to man. Kalau zone defense, ‘kan, susah nerimanya sebab butuh kekompakan yang luar biasa,'' imbuh dia lagi.

Hangtuah telah berujicoba enam kali dengan dua pertandingan meladeni tim nasional Indonesia untuk SEA Games Myanmar 2013.

Dua pertandingan Hangtuah lain adalah melawan juara bertahan NBL 2013 Dell Aspac, serta masing-masing sekali menghadapi Satria Muda Britama Jakarta dan Garuda Kukar.

Hasilnya lumayan. Hangtuah melibas Aspac dua kali. Saat melawan Garuda dan SM, Ary Sapto dan kawan-kawan hanya kalah tipis, masing-masing defisit enam poin dan satu angka.

''Kalau lawan timnas, ‘kan, kami memang kalah. Pemain, sih, relatif masih sama. Kami juga maximalkan yang ada,” sebut Koko Heru.

Coach Amran ingin membuat tim ini keras dan tangguh dalam defense dan offense,'' sambung Koko yang menjabat sebagai Asisten Pelatih Hangtuah.

Kabar baik bagi Hangtuah, center utama Adhi Pratama memperpanjang kontrak setahun. Pebasket timnas SEA Games 2013 itu setidaknya telah menampik tiga pinangan dari Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Aspac, dan CLS.