Derrick Rose tak kehilangan sentuhan magisnya kala tampil untuk kali pertama dalam 18 bulan terakhir. Publik United Center, Chicago, berteriak, “MVP! MVP!”. Sorakan itu untuk kegemilangan Rose.
Setelah cedera panjang, Rose turun gelanggang dalam laga pramusim NBL 2013-2014, Rabu waktu AS atau Kamis (17/10/13) WIB.
Rose berhasil membobol ring basket Detroit Pistons dan Chicago Bulls pun menang 96-81. Rose bermain “dingin”. “Saya pikir saya telah melupakan itu, pencemooh dan hal yang sama dengan itu,” tandas dia kepada AP.
Rose membukukan 18 poin di paruh pertama. Publik makin kegirangan dan bersorak, ”MVP!” berkali-kali ketika Rose memperdaya andalan Pistons, Peyton Siva, dengan gaya giringan bola cross-over.
Pebasket Bulls lainnya, Andre Drummond, sempat mendapatkan servis terbaik dari Rose dan membuat slamdunk ke jalan Pistons, hingga membuat spirit publik United Center menggila.
Total, Rose menorehkan enam dari sembilan tembakan. Dia juga membukukan sembilan free throws dari 10 yang dia dapat selama 22 menit bertanding.
“Dia tak kehilangan permainan terbaik, menurut saya,” tandas Pelatih Pistons, Maurice Cheeks. “Seperti biasa, pergerakan dia cepat laksana kilat."
Bulls menambah pundi-pundi poin melalui sumbangan 10 angka dan 11 rebound dari Carlos Boozer. Joakim Noah menambah dua angka plus delapan rebound, setelah absen tiga laga pramusim akibat cedera pangkal paha kanan.
“Kami mulai melihat dia (Rose) menemukan ritme permainan. Pergerakan, explosivitas, kekuatan, cara dia mengubah permainan... semuanya pernah dia lakukan,” sebut Pelatih Bulls, Tom Thibodeau.
Rose terakhir tampil di United Center pada 18 April 2012, saat Bulls mengakhiri mimpi buruk dengan membuka kemenangan atas Philadephia 76ers di babak awal play-off.
Saat pertandingan tinggal 1 menit 20 detik, Rose melompat sembari menembak. Dia terjatuh dan akhirnya cedera ligamen lutut. Chicago pun keok di babak pertama play-off tersebut.
Kini, Rose kembali dan sentuhan magisnya masih terasa. Awal yang baik jika pebasket bernomor 1 di Bulls itu menyumbang 22 poin dan membawa timnya menang atas Pistons.