Nina Yunita berbicara mengenai nasib perkembangan olahraga basket putri di Indonesia. Memang olahraga basket di Indonesia, khususnya untuk putri, masih minim perkembangan.
“Jujur saja basket putri memang sulit menjual di Indonesia. Makanya tak ayal sponsor jarang mau membiayai," kata Nina Yunita kepada INDOSPORT di GOR Rawamangun, Jakarta Timur.
Nina yang mengaku telah menggeluti olahraga basket sejak tahun 1995 tidak kaget basket putri Indonesia sempat mati suri.
“Hal ini pula makanya basket putri Indonesia seakan tenggelam dan seakan mati. Dari tahun 2005, baru ada lagi saat SEA Games 2011 kemarin," tambah Nina.
Kini dia berharap agar basket putri di Indonesia dapat menarik minta perhatian dan menjual. Salah satunya cara peningkatan dengan pembinaan atlet sejak usia dini.
"Pembinaan basket Indonesia itu seharusnya lebih banyak dari sekolah dasar, SMP, SMA dan tingkat kampus," tutup Nina Yunita.