Koko hanya menekankan kepada para pemainnya untuk bermain maksimal menghadapi lawan-lawannya. Meski nantinya timnya kalah, ia tetap memberikan penghargaan kepada anak asuhnya.
“Untuk seri ini, main baik aja untuk setiap game. Mau menang atau kalah, yang penting usaha 100 persen dulu. Kita apresiasi bila kalah, its oke,” kata Koko kepada INDOSPORT, di Senayan, Jakarta.
Koko beralasan, pihaknya tidak memasang target karena timnya tidak mempunya pemain yang dapat menjadi ‘mesin poin’ untuk saat ini.
“Untuk saat ini belum ada. Nampaknya belum kelihatan. Belum ada go to man-nya. Jadi tidak pasang target,” sambung ia.
Menurut Koko, Hangtuah Sumsel IM hanya membawa 14 pemain ke Jakarta. Dua di antaranya adalah pemain cadangan.
“Kita roadster ada 14, tapi yang pakai baju ada 12. Yang 2 istilahnya rolling. Pemain rolling ini kita lihat saja nanti,” terang ia.
“Dari 12 pemain, game pertama siapa yang dikasih kesempatan nggak perform, 2 pemain itu akan menggantikan yang tidak perform itu, misalnya cedera,” kata Koko.
Koko berharap ke depannya manajemen membeli pemain baru yang memiliki skill di atas pemain Indonesia. harapannya, ujar ia, timnya mampu menyabet gelar juara NBL musim 2014/2015 mendatang.
“Kalau masih di sini, saya berencana ingin nambah pemain yang pengalaman, yang skill full yang dapat bawa seluruh pemain punya mental juara ,” tutup Koko.