NBL Indonesia 2013-2014 Seri III

Pembuktian Pebasket Timnas

Sabtu, 8 Februari 2014 02:31 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Pebasket dari klub Aspac Jakarta, Andakara Prastawa, mengatakan NBL seri III di Solo, menjadi momen pembuktian para bintang tim nasional.

Pebasket Timnas sempat mendapat sorotan lantaran tampil kurang menggigit pada seri II NBL di Jakarta, Januari 2014 lalu.

Faktor kelelahan usai tampil di SEA Games 2013 Myanmar, serta kurangnya instensitas berlatih bersama rekan-rekan di klub menjadi salah satu penyebab.

”Saya butuh sedikit penyesuaian setelah hampir enam bulan tak berlatih bersama tim (Aspac)," ungkap Andakara Prastawa, guard Aspac Jakarta.

"Problem itu sudah teratasi sekarang dan saya harap bisa tampil maksimal di seri Solo nanti,” kata ia.

Rookie of The Year musim kemarin ini menjadi mesin poin penting bagi Aspac saat sukses merebut gelar. Dia membukukan persentase field goal mencapai 37 persen. Namun di seri II, hanya 28,5 persen.

Di lain pihak, mesin poin andalan CLS Knights, Rahmad Febri Utomo, menimpali para pebasket Timnas siap memberikan hasil maksimal dan permainan memukau kepada penonton.

”Saya harus beradaptasi dengan pola baru di bawah arahan pelatih baru pula," kata kapten Timnas basket Indonesia di SEA Games 2013.

"Apalagi, Mr. Kim (sapaan Kim Dong-won, pelatih CLS Knights) menempatkan saya di posisi baru sebagai forward,” sambung ia.

Febri terlecut menunjukkan performa terbaik pada big match melawan Aspac di hari pembuka seri III, Sabtu (08/02/14). NBL Seri III, Solo, akan berlangsung 8 hingga 16 Februari 2014 mendatang.