Bermain di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, CLS Knights menampilkan permainan terbaik terhadap NSH GMC. CLS Knights bermain cepat saat menyerang dan bertahan.
Melawan NSH GMC, Mario Wuysang dan kawan-kawan tidak mau kecolongan lagi seperti saat kalah 49-77 menghadapi Aspac pada duel sebelumnya.
Pada kuarter pertama, CLS mendapat perlawanan sengit dari NSH. Mario Wuysang dan kawan-kawan unggul dengan skor 21-11.
Pada kuarter kedua mampu mempertahanankan keunggulan atas NSH dengan 51-28. Mario Wuysang menyumbang sebanyak 13 poin hingga kuarter kedua.
Pada kuarter ketiga, pemain CLS semakin percaya diri dan permainan terus berkembang untuk tetap mempertahanan posisi hingga unggul atas NSH dengan skor 74-51.
Pada kuarter keempat, CLS hanya menambah 16 poin, sedangkan lawannya NSH 21 poin. Mario Wuysang dan kawan-kawan menjadi pemenang dengan kedudukan akhir 90-72.
Asisten pelatih NSH GMC Jakarta Agus Pamungkas mengatakan timnya sudah memberikan permainan terbaik, “Kami sudah mempelajari kelemahan lawan, tetapi CLS bermain lebih bagus.”
Asisten pelatih CLS Knights Surabaya Adre Yuwad mengatakan kekalahan dari Aspac melecut pemain hingga berhasil meraih kemenangan atas NSH.