Kemenangan itu merupakan revans CLS Knights atas kekalahan dramatis yang mereka derita pada pertemuan sebelumnya di Seri I Malang, November 2013 lalu.
Pada saat itu CLS Knights menyerah saat melakoni overtime. Tak mau insiden Malang terulang lagi, CLS Knights berupaya leading jauh atas Hangtuah.
Meskipun pada kuarter awal, CLS Knights sempat tertinggal 18-21. Mengoptimalkan tembakan-tembakan medium shot, CLS Knights berbalik unggul sejak kuarter kedua.
Keunggulan itu terus berlanjut hingga akhir pertandingan.
Sandy Febiansyakh tampil sebagai yang tersubur bagi CLS Knights. Shooting guard dengan tinggi 190 cm ini berhasil mengkonversi 4 dari 9 peluang tembakan tiga angka.
Total, dia menceploskan 18 poin dalam game tersebut. Pebasket Merio Wuysang juga berkontribusi besar dengan dukungan 10 poin dan 5 assist. menyusul AA Ngurah Wisnu Budhidarma dengan kontribusi 11 poin.
Dengan raihan kemenangan itu memantapkan posisi CLS Knights pada posisi tiga besar. Tim polesan Kim Dong-won ini mengoleksi 27 poin, hasil dari 12 kali menang dan tiga kali menelan kekalahan.