Seri IV NBL di Bandung

Beban Klub Makin Berat

Senin, 17 Februari 2014 22:03 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia selaku penyelenggara Liga Basket Speedy NBL telah merilis jadwal baru Seri IV Solo. Laga perdana mulai 07 Maret 2014 antara CLS Surabaya melawan Satria Muda.

Laga berlangsung lebih awal jadi agenda sebelumnya untuk menutupi sisa laga yang tertunda pada Seri Solo yang terganggu abu letusan Gunung Kelud.

“Jadwal baru sudah kami sosialisasikan kepada semua tim di NBL Indonesia,'' ucap Puji Agus Santoso selaku support events dan basketball operations senior manager PT DBL Indonesia.

Perubahan jadwal akan membuat kerja tim semakin berat sebab akan ada tim yang bermain tiga hari beruntun atau tujuh kali dalam satu seri. Biasanya maksimal tim akan menjalani 5-6 laga dalam satu seri.

Agar tenaga pemain tidak terlampau terkuras, penyelenggara menyiasati di setiap tiga pertandingan beruntun itu tidak semua laga big match. Maksimal hanya dua game besar beruntun.

Menanggapi jadwal baru, Dimas Aryo dari Pelita Jaya mengatakan siap dengan segala konsekuensi penundaan pertandingan di seri III Solo. 

Samid, sapaan Dimas, menyadari sisa dua game melawan Garuda dan Bandung Utama bakal menambah beban jadwal Pelita Jaya menghadapi seri-seri selanjutnya.

“Namun ini sudah tidak bisa dihindari. Kami akan mempersiapkan fisik sebaik-baiknya untuk menghadapi jadwal ketat di seri-seri berikutnya,” tegas Samid.

Pelita Jaya sedianya akan melawan Garuda pada laga penutup seri III Solo pada 16 Februari 2014. Namun karena laga tidak bisa berlangsung pertandingan bergeser ke seri V Jakarta, 20 April 2014.