Satya Wacana Metro derita kekalahan dari Stadium Jakarta dalam laga yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Cikutra Bandung, Selasa (11/3/2014) dengan skor akhir 68-71.
Dengan kekalahan tersebut, Satya Wacana tetap bercokol di peringkat 8 klasemen sementara dengan perolehan 23 poin dari 18 pertandingan. Stadium Jakarta berada di peringkat 6 dengan perolehan 26 poin dari 17 pertandingan yang telah dijalaninya.
Pelatih Satya Wacana Metro LBC Bandung, Efri Arianto, mengatakan kekalahan tersebut lantaran keputusan wasit yang kerap merugikan timnya.
Apalagi keputusan tersebut, kata dia, dilakukan di menit-menit akhir pertandingan kala skor berselisih hanya satu bola.
“Empat poin seharusnya bisa kita ambil. Tapi gara-gara keputusan wasit, beberapa kali memberatkan, kurang tegas kalau keputusannya. Apalagi posisinya sedang krusial dan sangat disayangkan,” ujar Efri kepada wartawan usai pertandingan.
Bukan hanya itu, lanjut dia, cederanya salah satu pemain andalannya, Kaleb Ramot Gemilang di kuarter dua cukup mempengaruhi permainan.
“Ya, itu juga. Kaleb cedera mengurangi ritme pertandingan. Tapi secara keseluruhan kekalahan dilakukan oleh kesalahan sendiri. Free throw banyak yang gak masuk, salah passing juga, traveling, offensive,” ungkap ia.
Dengan begitu, di pertandingan selanjutnya ia berharap anak asuhnya, terutama yang mengalami cedera sebelumnya dapat diturunkan, mengingat saat ini timnya hanya memiliki 7 pemain.
“Pemain kita yang bisa diturunkan hanya 7 orang. Lainnya cedera. Untuk Gian (Gumilar), belum ada izin dari fisioterapis,” beber ia.
Sementara itu, pelatih Stadium Jakarta, Francisco Edward Lim, mengatakan seharusnya timnya dapat dengan mudah memenangkan pertandingan.
“Terakhir kita kehilangan poin dari free throw, dua diantaranya Dino (Leonardo). Seharusnya bisa menjadi kemenangan mudah, kami unggul semuanya dari Satya Wacana,” kata Lim.
Selain itu, kata dia, tepatnya di kuarter terakhir, pemainnya bermain terlalu percaya diri, sehingga banyak melepaskan penjagaan.
“Lawan Pelita Jaya saya harap pemain harus lebih siap, karena selalu ada peluang. Persiapkan taktik khusus, unforced, troubel big guy. Karena peluang ke champion masih ada, tetapi harus tetap kerja keras untuk sisa seri kedepannya,” pungkas ia.