Rentetan hasil buruk masih belum lepas dari kubu Miami Heat. LeBron James dkk kembali menelan kekalahan di depan publik sendiri saat menjamu Denver Nuggets. Ini merupakan kekalahan kandang back-to-back pertama Heat sejak Maret 2011.
Saat kompetisi NBA mendekati babak play-off, Miami justru terpuruk. Heat sudah menelan lima kekalahan dalam enam penampilan terakhir. Satu-satunya kemenangan diraih saat mereka menekuk Washington Wizards, 10 Maret 2014 kemarin.
Dalam enam laga, Heat kalah dari Houston Rockets, San Antonio Spurs, Chicago Bulls, Brooklyn Nets, dan terakhir Nuggets. Kekalahan Heat dari Nuggets terbilang menyesakkan, mengingat Heat sempat unggul 10 poin di kuarter pertama.
Tapi tim tamu bangkit pada kuarter kedua dengan melesakkan 38 angka sekaligus membalikkan keadaan menjadi 53-58 saat peruh pertama berakhir. Selepas paruh pertama, Heat tak mampu mengembangkan permainan. Sebaliknya Nuggets melaju kencang.
Kenneth Faried menjadi penampil terbaik Nuggets dengan sumbangan 24 poin dan sepuluh rebounds. Sedangkan di kubu Heat, Ray Allen memimpin dengan 22 angka dan empat rebounds. Bintang Heat, LeBron James hanya bisa mencetak 21 angka pada laga ini.
“Kita selalu mengalami momen menyesakkan. Dan bagi kami inilah momen itu,” ujar James yang di halftime menerima trofi pemain terbaik Wilayah Timur untuk bulan Februari.
Heat tetap berada di peringkat dua klasemen Wilayah Timur. Namun hasil buruk membuat Heat gagal menampel pimpinan klasemen, Indiana Pacers.