Small forward Satya Wacana Metro LBC Bandung, Kaleb Ramot Gemilang harus menepi karena dibekap cedera. Kaleb divonis cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) lutut kanannya.
Cedera itu terjadi ketika rookie bertinggi 183 cm itu bertanding melawan Stadium Jakarta pada seri IV di C-Tra Arena, Bandung, 11 Maret lalu.
Manajemen Satya Wacana mengambil langkah cepat dengan mengirim Kaleb ke salah satu rumah sakit di Filipina untuk mendapatkan perawatan. Sejak Senin lalu, Kaleb sudah berada di Filipina.
Rabu (19/3/14) lalu, Kaleb naik meja operasi. Menurut prediksi, Kaleb baru bisa kembali pulih dalam waktu 6 bulan. Artinya, Kaleb sudah tidak mungkin bermain pada sisa laga musim reguler ini. Pupus juga harapannya untuk bersaing dalam perebutan gelar Rookie of The Year musim ini.
Serangkaian terapi pun harus ia jalani selepas operasi untuk mempercepat proses pemulihan. Kemungkinan besar dia baru bisa kembali tampil pada pre season tournament tahun depan.
"Basket memang penting bagi saya sebab telah menjadi bagian dari hidup saya. Namun, kuliah bagi saya juga penting. Maka itu, selama masa pemulihan ini saya ingin segera menyelesaikan skripsi," ujar Kaleb, mahasiswa jurusan Sistem Informasi di Institut Teknologi Harapan Bangsa ini.
Kehilangan Kaleb tentu kerugian besar bagi Satya Wacana, yang sangat berambisi lolos ke babak Championship Series.
Baru tampil sebanyak 13 kali, Kaleb sudah membukukan 187 poin. Pada tujuh pertandingan terakhir ia juga rajin menciptakan double digit poin.
Tak hanya jago mengkonversi peluang menjadi poin, tenaga Kaleb juga diperlukan dalam melakukan rebound. Total 96 rebound ia ciptakan selama seri II Jakarta, seri III Solo dan seri IV Bandung.
”Absennya Kaleb jelas kehilangan besar bagi kami. Ketika dia fit, kami memiliki variasi senjata untuk mencetak angka. Kami bisa merotasi Respati Ragil,” papar Zaki Iskandar, manajer Satya Wacana.