Pau Gasol Tinggalkan LA Lakers

Jumat, 18 April 2014 12:26 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

“Saya turut berbahagia untuk dia (Jackson) dan posisi yang dia miliki saat ini,” kata Gasol. Phil Jackson sekarang menjalankan bisnis New York Knicks. “Saya akan selalu menjadi penggemar berat dan temannya. Saya akan selalu mendengarkan.

Gasol menyelesaikan musim ketujuh bersama Lakers dengan kontribusi rerata 17,4 poin dan 9,7 rebound dalam 60 pertandingan. Dia memenangi dua cincin Juara NBA bersama Lakers ketika ditukangi Jackson.

Ironisnya, musim-musim selanjutnya bersama Lakers harus dilalui Gasol dengan berat, termasuk nyaris ditransfer ke Houston Rockets. Gasol memang tak cocok dengan pola head coach Mike D’Antoni terutama untuk skema ofensif dan dua musim mengecewakan harus dilalui Gasol.

Meski berjuang berat dalam tahun-tahun terakhir, Gasol tampak tenang saat berjumpa media setelah musim reguler NBA berakhir, Kamis kemarin. Alasan utamanya, Gasol senang menentukan masa depan sendiri sebagai pemain bebas transfer saat jeda musim NBA.

“Tahun ini sedikit berbeda. Seperti yang selalu saya bilang, saya belum tahu apakah akan jadi bagian transfer atau tidak. Tema itu (jadi subyek transfer) selalu muncul dalam tiga tahun sebelumnya,” sebut Gasol.

“Namun, tahun ini kemungkinan itu bukan lagi jadi topik. Saya bertanggung jawab terhadap masa depan saya sendiri sekarang, juga takdir saya, dan saya harus mendengarkan berbagai kemungkinan berbeda yang datang,” sambung dia.

Gasol mengakui, dia akan mempertimbangkan masak-masak kemungkinan kembali ke LA Lakers. Alasan terbesarnya karena dia ingin kembali bermain bersama Kobe Bryant.

Namun, berbagai kesalahpahaman dengan head coach D’Antoni dalam dua tahun terakhir akan mempengaruhi keputusan Gasol. Kontrak D’Antoni masih tersisa setahun lagi dengan Lakers, namun masa depan dia saat ini sudah dipertanyakan.

Selain itu, alasan Lakers melepas Gasol lebih pada segi strategis. Klub kosmopolitan NBA itu akan menghemat dana untuk membeli pemain bebas transfer saat sesi musim 2015 dan 2016.

“Beberapa tahun terakhir saya selalu memikirkan hari ini akan tiba sebagai hari terakhir saya di sini (Lakers). Biarkan saya menikmati saat-saat terindahnya. Itu yang ada di benak saya selama beberapa tahun. Hari ini hari terakhir saya (bareng Lakers), mungkin,” ujar Pau Gasol.