Bima Rizky Ardiansyah, top skor NBL 2012-2013, memperlihatkan peran penting bagi kemenangan timnya dengan mencapai double-double lewat keberhasilan mengemas 11 poin dan 11 rebounds.
Meski tidak terlalu tampil fantastis, Bimasakti membukukan tingkat akurasi tembakan lebih baik 37 persen atas lawan atau sukses memperoleh angka sebanyak 23 kali dari 67 percobaan tembakan.
Kolektivitas GMC kurang efektif, sehingga mereka hanya mampu mencetak 16 dari 67 kali percobaan lemparan terbuka, baik dua maupun tiga angka, atau setara 23 persen akurasi tembakan.
Bimasakti berinisiatif menyerang dan memperoleh keunggulan 15-13 atas GMC saat kuarter pertama berakhir. Bimasakti menambah selisih poin dari dua menjadi empat angka di penghujung kuarter kedua dalam kedudukan sementara 31-27 atas GMC.
Pada kuarter ketiga, Bimasakti masih tetap tenang dan berhasil memperoleh dua poin lebih banyak sepanjang 10 menit dibandingkan GMC. 15 angka yang mereka peroleh membuat kedudukan menjadi 46-40 kala kuarter ketiga berakhir.
Unggul enam angka justru membuat Bimasakti melejit di kuarter terakhir dengan mengemas 21 angka tambahan. GMC hanya menambahkan 14 poin. Skor akhir 67-54 untuk kemenangan Bimasakti.
Bimasakti akan menantang salah satu pesaing dalam perebutan tiket playoff atau Seri Championships, yaitu JNE BSC Bandung Utama, Minggu (20/4). Pada hari yang sama dengan urutan bertanding lebih awal GMC akan menghadapi Satya Wacana Metro LBC Bandung.