Grizzlies tetap bermain tenang meski bertanding di Oklahoma City, Senin malam waktu AS. Memphis tetap kalem meski sempat unggul sembilan angka pada kuarter kempat dan lima poin saat 19 detik terakhir. Grizzlies tetap memberikan perlawanan, meski akhirnya laga harus diakhiri melalui perpanjangan waktu.
Andalan Memphis, Zach Randolph, membukukan kontribusi 25 poin dan akhirnya mengantarkan Grizzlies menyamakan kedudukan 1-1 dalam laga kedua playoff NBA itu.
“Tetap bermain percaya diri, memahami para pemain akan terus melaju. Kami mengatasi tekanan berat dengan tetap bersatu dan tak membiarkan spirit kami jatuh,” tegas forward Memphis, Tony Allen.
Mike Conley menambahkan 19 poin plus dua assist bagi Grizzlies. Memphis pun kian percaya diri menyongsong laga ketiga playoff di kandang sendiri pada Kamis (24/04/14).
Oklahoma City yang sempat memenangi pertandingan pertama 100-86 atas Grizzlies, Senin (21/04/14), akhirnya terjegal. Memphis berhasil memperlambat tempo dan membuat serangan balik (fast break) OKC tak berjalan dengan mulus.
Bintang Oklahoma City, Kevin Durant, memang mampu memberondongkan total 36 poin --plus 11 rebound—dalam laga kedua playoff, namun konversi poin dia hanya 12 dari 28 shot. Durant hanya membukukan delapan poin saat jeda dan 16 pada tiga kuarter lain.
OKC juga mendapatkan kontribusi maksimal dari Russel Westbrook yang membukukan 29 poin, namun efektivitas konversi poin dia hanya 11 dari 28 kali tembakan. Serge Ibaka menambahkan 15 angka plus 11 rebound untuk Thunder, di mana dia hanya menorehkan 40 persen poin dari peluang terbuka.
“Kami kehilangan beberapa tembakan yang seharusnya bisa kami jadikan poin,” sebut head coach OKC, Scott Brooks. “Salut untuk lawan. Mereka melakukan tugas dengan baik dengan menahan kami dan kami tak bisa membebaskan diri (dari tekanan lawan).”
Brooks pun punya pekerjaan rumah yang tak ringan jika masih ingin membawa Oklahoma City Thunder lolos dari hadangan Memphis Grizzlies.