Bermain di Hall A Basket Senayan, lewat perjuangan keras, Fever menang 66-58 atas Sritex Dragons. Bintang kemenangan Fever adalah Sumiati Sutrisno.
Sumiati Sutrisno yang berperan sebagai shooting guard di Fever paling produktif dengan mencetak 23 poin. Butuh tambahan satu poin lagi, Sumiati menyamai rekor poin tertinggi dalam satu game sepanjang karirnya di WNBL Indonesia.
Sejak awal kuarter, Sumiati menunjukkan peran vital dengan mencetak 7 poin. Tak mau kalah, Sritex membalas hingga Sritex leading sampai mengakhir kuarter pertama dengan keunggulan 22-17.
Kinerja Sumiati makin terlihat di kuarter kedua. Tujuh poin tambahan dia sumbangkan di kuarter ini. Sempat tertinggal 8 poin, Fever akhirnya mempersempit jarak hingga tertinggal 4 poin di akhir kuarter ini yang berakhir 30-34.
Kuarter ketiga menjadi momentum kebangkitan Fever. Tembakan tiga angka Raisa Aribatul Hamidah saat kuarter ketiga dua menit membuat Fever berbalik unggul 37-36. Fever terus melejit dengan meraih 21 poin tambahan sedang Sritex hanya mendulang tambahan lima angka. Fever leading dengan margin 12 poin dan menang 51-39.
Di kuarter terakhir, keunggulan Fever berasal dari aksi Selain Sumiati, Raisa dan Yuliana Anggita Bening hingga mengalahkan Sritex. Di Sritex, sumbangan poin terbanyak dari Tania Rasidi dengan 12 poin dan 9 rebound.
“Kami menang, namun tim pelatih kurang begitu senang karena game plan yang telah kami siapkan tidak dijalankan dengan baik oleh anak-anak. Terutama di dua kuarter awal. Mungkin anak-anak tegang karena ini game pertama,” ujar Sapto Wahyu Purnomo, asisten pelatih Fever.