Mantan kapten CLS Knights Surabaya itu mencapai catatan "double-double" melalui 11 poin dan 14 "rebound" setelah melantai selama 20 menit dalam pertandingan yang berlangsung di Hall Basket A Senayan, Jakarta.
Catatan "double-double" itu menjadi kali kedua yang dicapai Indra bersama Satria Muda. Ia pertama kali mencapainya di Seri I Malang, November 2013 silam, juga kala menghadapi Pacific dengan catatan 15 poin dan 10 "rebound".
Sementara itu dua rekan Indra di Satria Muda, Arki Dikania Wisnu dan Vinton Nolland Surawi sama-sama menyumbangkan 15 poin untuk kemenangan timnya.
Kemenangan itu membuat Satria Muda kembali ke puncak klasemen sementara dengan mengemas 46 poin dari 21 kemenangan dan empat kekalahan, sedangkan Pacific (30, 5-20) masih terpuruk di peringkat ke-11.
Satria Muda kembali menerapkan rotasi yang merata untuk ke-12 pemain yang mereka bawa dalam laga tersebut, masing-masing diberi waktu melantai sedikitnya 10 menit oleh sang pelatih, Cokorda Raka Satrya Wibawa.
Pemain dengan waktu melantai terlama adalah Kevin Yonas Argadiba Sitorus, 26 menit 12 detik, dengan catatan 13 poin dan lima "rebound".
Rotasi tersebut tentunya berkaitan dengan upaya menjaga kebugaran para pemain menyambut dua laga penting di penghujung Seri V, yakni melawan Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta (44, 20-3) pada Sabtu (26/04/14) dan menghadapi Garuda Kukar Bandung (39, 15-9) di laga utama hari terakhir, Minggu (27/04/14).
Satria Muda yang mengawali laga dengan menurunkan Indra, Kevin, Arki, Hardianus dan kapten tim Amin Prihantono.
Klub milik taipan yang juga memiliki Inter Milan, Erick Thohir, memperoleh keunggulan dengan jarak yang lebar 16 poin di kuarter pertama. Kuarter pertama berakhir dengan keunggulan 27-11 bagi Satria Muda atas Pacific.
Belum puas, jumlah poin yang sama dicetak juga oleh Satria Muda di kuarter kedua. Sebanyak 27 poin tersebut cukup untuk memperlebar keunggulan mereka menjadi 54-33 kala mengakhiri paruh pertama pertandingan.
Memasuki kuarter ketiga, Satria Muda lebih leluasa mengatur jalannya pertandingan tanpa tergesa-gesa. Meski hanya mencetak 15 poin, hal itu masih cukup untuk menjaga keunggulan Satria Muda dalam kedudukan 69-48 di penghujung kuarter ketiga.
Pada kuarter terakhir, Satria Muda tidak mengendurkan serangan mereka, mengemas 17 poin tambahan untuk menutup laga dengan kemenangan 86-56 atas Pacific.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan keempat mereka di Seri V, sekaligus membuka peluang untuk menyapu bersih enam pertandingan yang mereka miliki.
Sementara bagi Pacific, hasil tersebut menjadi kekalahan ketiga dari empat laga di Seri V. Selanjutnya Pacific akan melakoni laga melawan juru kunci klasemen sementara NSH GMC Jakarta (25, 1-23) pada Sabtu (26/04/14) dan bentrok dengan Satya Wacana Metro LBC Bandung (31, 7-17) pada Minggu (27/04/14).