Juara musim reguler Liga Basket Nasional atau Speedy NBL Indonesia 2013/2014 akan ditentukan pada seri terakhir yang akan berlangsung di DBL Arena Surabaya, 9-18 Mei 2014.
Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi persinggahan terakhir 12 kontestan NBL setelah menjalani pertandingan pada lima seri sebelumnya di Malang, Jakarta, Solo, Bandung dan Jakarta.
Keempat tim yang berpeluang menjadi juara reguler adalah Aspac Jakarta yang punya poin 51, Satria Muda Britama Jakarta (50), tuan rumah CLS Knights Surabaya (48) dan Pelita Jaya Energi MP Jakarta (47).
Aspac Jakarta sukses mengunci gelar juara musim reguler dan selanjutnya menguasai championships series untuk menjadi juara Speedy NBL 2012/2013.
"Keempat tim peringkat teratas itu memiliki peluang sama untuk menjuarai babak reguler. Seri terakhir di Surabaya menjadi penentuan bagi mereka," kata Direktur PT DBL Indonesia Azrul Ananda.
Selain persaingan tim papan atas, perebutan tiket play off yang melibatkan tim-tim papan bawah juga tidak kalah sengitnya. Kompetisi NBL mengambil delapan tim untuk masuk babak play off.
Berdasarkan posisi sementara, enam tim memastikan lolos dan dua tempat tersisa masih akan diperebutkan lima tim, yakni Bimasakti Nikko Steel Malang, Hangtuah Sumsel IM, Satya Wacana Metri LBC Bandung, JNE BSC Bandung Utama dan Pacific Caesar Surabaya.
Selain persaingan sengit tidak di peringkat teratas, seri terakhir di Surabaya juga menyajikan pertarungan ketat karena perolehan poinnya hanya terpaut tipis.