Kembali bermain di kandang San Antonio Spurs, tidak membuat mental juara bertahan NBA, Miami Heat, runtuh. Heat mampu mencuri kemenangan 98-96, meskipun pada Game 1, mereka kalah 110-95 dari Spurs di tempat yang sama.
Kemenangan Heat atas Spurs tidak lepas dari penampilan gemilang dari pemain bintang mereka, LeBron James. Forward 29 tahun itu mencetak 35 poin, 10 rebound, dan tiga assist.
Bintang Heat lainnya, Dwyane Wade, juga bermain bagus dengan membuat 14 poin, tujuh rebound, dan empat assist. Sedangkan Chris Bosh menyumbang 18 poin dan Rashard Lewis membuat 14 poin. Adapun pemain veteran Ray Allen yang mencatat sembilan poin.
Dari kubu tim tuan rumah, bintang Spurs, Tony Paker, membuat 21 poin dan tujuh assist. Sedangkan center Tim Duncan membukukan 18 poin dan 15 rebound.
Poin Spurs lainnya disumbangkan oleh Manu Ginobili (19 poin), Kawhi Leonard dan Daniel Green (9), dan Patrick Mills (8).
Pada kuarter pertama, Spurs terlihat akan dengan mudah kembali meraih kemenangan atas Heat. Penampilan apik dari Duncan, yang membuat 11 poin pada kuarter pertama, membawa Spurs unggul 26-19.
Namun, keadaan berbalik pada kuarter kedua. Heat bangkit melalui kerja sama bagus dari James dan Wade. Pada kuarter kedua Heat mencatat 24 poin, sedangkan Spurs membuat 17 poin, sehingga menutup kuarter kedua dengan skor imbang 43-43.
Pada kuarter ketiga laga berjalan ketat, kedua tim saling susul menyusul perolehan angka. Pada tiga menit pertama, kedua tim sama-sama 51-51, hingga akhir laga Spurs masih kembali unggul atas Heat, namun dengan skor tipis 78-77.
Pada kuarter penentuan, Heat membuktikan jati dirinya sebagai juara bertahan NBA. Slam dunk dan free throw dari Bosh membawa Heat berbalik unggul 80-78 pada detik-detik pertama kuarter keempat. Namun Spurs tidak tinggal diam, dan kembali memimpin 87-85 melalui three point Green dan free throw Ginobili.
Menjelang laga bubar, pertandingan semakin sengit. James sempat membawa Heat kembali unggul 90-87, namun dibalas oleh three point dari Boris Diaw dan Parker, yang mengubah kedudukan menjadi 93-92.
Tapi dewi fortuna lebih berpihak kepada Heat pada satu menit menjelang bubar. Tambahan poin dari three poin Bosh, free throw James, dan layup Wade membuat Heat unggul 98-93. Dan, three point Ginobili pun tidak mampu menyelamatkan Spurs karena dibuat pada 0,3 detik sebelum laga bubar. Heat menang 98-96 atas Spurs.
Pada Game 3 dan 4 akan menjadi kesempatan bagus untuk Heat untuk mencatat keunggulan atas Spurs, sebab akan dimainkan di American Airlines Arena, Miami, Florida.