Kabar itu disiarkan orang yang mengaku dekat dengan Marion, kepada AP pada Minggu waktu setempat. Pebasket berusia 36 tahun itu dilaporkan rela dibayar minimal oleh manajemen Cleveland dan bermain bersama James pada NBA musim depan. Namun, menurut sumber AP yang tak mau disebutkan identitasnya itu, kontrak Marion masih belum final.
Manajemen Cavaliers hanya dapat menawarkan 1,4 juta dolar AS atau sekitar Rp16,38 miliar (kurs Rp11.706).
Marion yang pernah terpilih empat kali sebagai pebasket NBA All Star itu tampaknya tak memedulikan nilai kontrak dan memberikan dukungan penuh kepada James yang kembal memperkuat Cavaliers. James berambisi merebut gelar kampiun NBA untuk Cavaliers untuk pertama kali sejak 1964.
Cleveland Cavaliers sendiri telah mendapatkan dua pebasket bertalenta, yakni Mike Miller dan James Jones. Nama terakhir itu pernah memenangi dua cincin Juara NBA bersama James ketika memperkuat Miami Heat.
Cleveland juga di ambang finalisasi kesepakatan dengan Minnesota Timberwolves, untuk pembelian Kevin Love, pebasket yang diinginkan LeBron James. Kesepakatan itu akan dipastikan pada 23 Agustus ini.
Marion sempat tertarik bergabung dengan Indiana Pacers. Klub NBA itu ingin mencari pemain anyar yang mampu menggantikan Paul George yang harus absen semusim akibat patah kaki kanan.