LeBron James mengenakan kostum Cleveland Cavaliers bernomor 23, saat diperkenalkan di depan sekitar 17.000 fans yang memadati Quickens Loan Arena, Cleveland pada Kamis (02/10/14) pagi WIB. Nomor kostum bernuansa emas dan warna anggur itu berbeda dengan empat tahun lalu. Saat meninggalkan Cleveland menuju Miami Heat, James memakai kostum bernomor enam.
Saking membahana sambutan publik Quicken Loans, James tak mendengarkan dengan jelas apa yang disebutkan pembawa acara ketika menyebutkan jati dirinya.
"Saya benar-benar tak mendengarnya. Para penggemar berteriak dengan keras dan suara pembawa acara sedikit mengecil, jadi saya tak bisa mendengarkan (apa yang dikatakan) dengan jelas," ucap LeBron James yang dilansir AP, Kamis.
"Saya orang terakhir yang dipersilakan duduk di bangku cadangan, jadi saya pikir waktu saya menuju lapangan sudah tiba. Namun, berbagai teriakan itu sangat jelas dan saya merasa bersyukur berada pada posisi di mana fans menyambut saya kembali dengan cara seperti itu," urai James lagi.
Aplaus berdiri James itu bertolak belakang ketika dia menjalani pertandingan terakhir bersama Cavaliers pada 2010.
Setelah Cleveland kalah dengan defisit 27 poin dari Boston Celtics dalam game kelima semifinal Eastern Coneference, James mendapatkan cemoohan. Performa dia yang cenderung pasif selama pertandingan banyak dipertanyakan publik Cavaliers.
Dua bulan setelah itu, James mengumumkan bergabung dengan Heat.
Kini, semua kenangan itu mungkin telah dimaafkan, namun tak akan dilupakan. Bagi para penggemar Cleveland Cavaliers, aksi James yang sesekali melakukan slam dunk atau sekadar saling memberi operan kepada Kevin Love, adalah tontonan yang mengasyikkan.
"Saya tak percaya ini. Saya telah menunggu seumur hidup saya untuk menyaksikan tim Cavs seperti ini. Luar biasa," ucap Alex Krocker, fans Cavaliers dari Bolivar, Ohio.