Pramusim NBL 2014

Hajar NSH 94-70, Rookie Aspac Kirim Ancaman

Senin, 13 Oktober 2014 20:31 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Dua pebasket muda Aspac Jakarta, Kristian Liem dan Alkristian Chandra, unjuk kebolehan. Selama tampil 17 menit, kedua pemain muda Aspac itu menjadi pendulang rebound terbanyak saat Aspac menuntaskan NSH Jakarta 94-70. Kristian, center kelahiran Madiun, 10 September 1994 mengemas 11 rebound plus tujuh poin.

”Sebagai rookie, dia (Kristian Liem) punya mental yang bagus. Mau berduel melawan pemain yang sudah pengalaman. Namun, masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi agar dia benar-benar siap berduel dengan big man lawan,” ungkap Irawan Haryono, manajer sekaligus pemilik Aspac, dalam rilis yang diterima INDOSPORT, Senin.

Bagi pria uang kerap disapa Kim Hong itu, satu kekurangan Kristian adalah lompatannya masih kurang tinggi saat berduel berebut bola. 

Namun, kekurangan Kristian Liem tertutup oleh postur tinggi yang mencapai 201 sentimeter plus bentangan tangan (arm spam) yang lebar. 

”Butuh proses agar dia benar-benar bisa mencapai kondisi ideal seperti yang kami harapkan,” lanjut Kim Hong.

Performa lumayan juga ditunjukkan Alkristian. Tampil selama 20 menit 48 detik, dia mengemas tujuh poin, empat rebound, dua assist, dua steal serta sekali melakukan block shot.

Selain kontribusi dari dua rookie tersebut, kemenangan Aspac tak lepas dari penampilan menawan Ebrahim "Biboy" Enquio Lopez. 

Peraih gelar NBL Rookie of The Year musim lalu itu membukukan double-double lewat kombinasi 11 poin dan 10 rebound. Boboy adalah pebasket Filipina yang sudah dinaturalisasi menjadi pemain Indonesia. 

Selain dari Biboy, Aspac mendapatkan masing-masing 11 poin tambahan dari Andakara Prastawa dan Ferdinand Damanik. 

Berkat kemenangan itu, Aspac tetap kokoh berada di puncak Grup A Pramusim NBL 2014, dengan koleksi empat poin. Di bawah Aspac bertengger CLS Knights yang juga menghimpun nilai yang sama, namun Aspac lebih unggul pada statistik memasukkan dan kemasukkan.