Jumlah 15 pemain merupakan target Sritex Dragons Enduro untuk menghadapi WNBL musim ini. Jumlah pebasket putri itu sama dengan komposisi tim asal Kota Solo saat merebut posisi ketiga WNBL musim lalu.
Manajer Sritex Dragons, Dyah Puspitasari membenarkan bahwa untuk sementara baru 13 pemain yang didaftarkan, dengan empat pemain di antaranya merupakan legiun baru.
“Baru 13 pemian, itu pun kami masih menunggu dari pihak manual Liga (DBL) untuk merilis siapa saja daftar pemain yang memenuhi standar. Harapan kami ke-13 pemain ini bisa lolos seleksi, agar konsentrasi kami untuk memburu dua pemain sisa bisa terwujudkan secepatnya,” papar Dyah saat berbincang dengan INDOSPORT, Rabu kemarin.
Dyah juga mengakui, beberapa waktu lalu timnya sudah tak menambah pemain lagi. Namun, melihat kondisi tim, manajemen Sritex memutuskan untuk memasukkan dua pebasket putri lagi. Dyah juga mengaku belum tahu kandidat dua pemain tersebut.
Problem tim basket putri Kota Bengawan tak hanya itu. Manajemen Sritex masih belum menyelesaikan negosiasi kontrak dengan legiun asing, Marjorice Fedora Tsarine.
“Kami belum tahu apakah dirinya (Tsanie) akan kembali bergabung bersama kami. Namun, kami secepatnya akan melakukan komunikasi lebih lagi, karena 14 November besok merupakan batas akhir pendaftaran,” kata Dyah.