Di pertandingan sebelumnya, Stadium menelan dua kekalahan pada musim ini, yaitu saat takluk 50-72 dari Satria Muda Britama Jakarta, lalu menyerah 46-66 dari CLS Knights Surabaya. Namun, kemenangan atas Pacific Caesar ini menjadikan suntikan moril untuk Stadium menuju ke play-off kembali hidup. Pasalnya, saat ini tim besutan Andre Yuwadi itu telah menyimpan 44 poin dan berada di peringkat kedelapan.
Namun untuk memastikan lolos ke Championship series, Stadium harus berharap persaing terdekatnya, yakni Bimasakti Nikko Steel Malang terpeleset. Hal ini disebabkan, Bimasakti telah mengantongi 41 poin dan masih memiliki tabungan dua laga pada seri ini. Jika kalah satu pertandingan saja, maka secara otomatis Stadium lolos masuk ke play-off.
Pada quarter pertama, Stadium sempat menelan kekalahan karena Pacific Caesar sempat memimpin 4-0 lewat dua kali 2-point jump shot Indra Muhammad. Hingga penghujung kuarter, Pacific Caesar masih bisa mempertahankan keunggulan. Stadium hanya mampu menepis defisit skor lewat 3-point jump shot Dino Leonardo. Skor 12-9 menutup laga di kuarter pertama untuk keunggulan Pacific Caesar, dimana rookie mereka, yakni Indra Muhammad mencetak 10 poin di kuarter ini.
Saat quarter kedua, situasi mulai berubah. Stadium mampu membalikkan keadaan dengan memimpin 16-15 lewat free throw Valentino Wuwungan. Selanjutnya Stadium mampu mendominasi jalannya pertandingan. Pacific Caesar akhirnya bisa menipiskan jarak menjadi 5 angka (25-30) melalui three point play Dian Heryadi. Saat buzzer berbunyi, Stadium masih memimpin 30-25.
Usai turun minum, kedua tim kembali menunjukkan permainan yang menarik. Namun Stadium tampil lebih baik, Mereka sukses menambah 18 poin dan hanya mampu dibalas 6 poin oleh Pacific Caesar. Stadium masih memimpin dengan jarak 17 poin (48-31).
Memasuki quarter terakhir, Pacific Caesar masih menunjukkan semangat dalam bermain Hasilnya, pada sisa 4 menit terakhir, 3-point dari Charlie Fanny membuat Pacific Caesar menjadi berselisih 10 poin (38-48). Pada akhirnya, Stadium bisa kembali memimpin. Saat buzzer berbunyi mereka unggul 18 angka (60-42) melalui 2-point jump shot Max Yanto.
Kemenangan Stadium kali ini, dinilai berkat andil dari Dino Leonardo yang tampil impresif dengan mencatat 13 poin, disusul Muhammad Hardian Wicaksono dengan 10 poin, serta Valentino Wuwungan yang nyaris mencetak double-double setelah menyumbangkan 12 rebound dan 9 poin.
“Jika kami lolos ke championship series nanti, pastinya harus tampil mati-matian. Oleh karena itu, kami tidak akan sia-siakan waktu yang ada, untuk segera mempersiapkan diri,” ujar head-coach Stadium, Andre Yuwadi, seperti yang tertela dalam rilis NBL-Indonesia.