DBL Camp Masuki Fase Akhir‏

Rabu, 2 September 2015 13:19 WIB
Editor:
 Copyright:

Latihan tersebut rutin digelar sejak 2008 silam di DBL Arena Surabaya, saat itu masih bernama Indonesia Development Camp yang diselenggarakan berkat kerja sama PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia bersama NBA, dan dilatih langsung oleh Danny Granger, anggota tim NBA All-Star 2009.

Honda DBL Camp sendiri merupakan tahap lanjutan dari penyelenggaraan Honda DBL 2015. Seperti tahun sebelumnya, dari 22 provinsi terpilih DBL First Team. Masing-masing berisi lima pemain putra, lima pemain putri, dan dua pelatih terbaik. Ditambah DBL Second Team dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Total lebih dari 250 student-athlete dan pelatih akan mengikuti Honda DBL Camp 2015.

Agar lebih konsisten, pengelolaan Honda DBL Camp dilakukan oleh DBL Academy, divisi baru dari PT DBL Indonesia yang berkonsentrasi pada pengembangan student-athlete. Enam pelatih basket top Australia dari World Basketball Academy (WBA) akan hadir. Dipimpin legenda basket Australia, Andrew Vlahov, WBA akan menjadi camp coordinator bersama DBL Academy.

Selama lima hari para camper, sebutan peserta Honda DBL Camp, akan berlatih dan bersaing. Mereka harus bekerja keras mengerahkan kemampuan terbaik. Puncaknya, akan dipilih 12 putra, 12 putri, serta empat pelatih sebagai tim Honda DBL Indonesia All-Star 2015. Tim elit tersebut akan belajar dan bertanding di Amerika Serikat.

“Selamat buat pemain dan pelatih terpilih yang sudah bekerja keras. Camp basket terbesar ini hadiahnya. Ini kesempatan buat kalian menunjukkan kualitas diri menuju All-Star,” ungkap Masany Audri, general manager PT DBL Indonesia seperti rilis yang diterima INDOSPORT.

Konsisten menyelenggarakan dan mengembangkan kompetisi menjadi kunci kesuksesan Honda DBL. Melalui Honda DBL Camp, Masany meyakini pentingnya mengembangkan student-athlete.

“Honda DBL akan terus bekerja keras mewujudkan mimpi para peserta. Belum ada yang konsisten melakukan itu,” pungkasnya.

6