IBL 2016

Minim Pengalaman Jadi Faktor Hangtuah Dikalahkan CSL Knights

Minggu, 10 Januari 2016 21:30 WIB
Editor:
 Copyright:

Asisten Pelatih Hangtuah Sumsel, Paul Mario, mengakui kalau para pemain muda dari timnya kurang berpengalaman sehingga sering melakukan kesalahan saat membangun serangan.

"Terlalu terburu-buru, mungkin mereka (pemain) kebanyakan berusia muda jadi pengalamannya masih kurang. Jadi secara mental tertekan, takut pegang bola terlalu lama, langsung asal pasing," ujar Paul Mario.

"Sebetulnya sudah oke, cuman yang paling krusial itu di moment saat membangun serangan, sering sekali gagal," lanjutnya.

Sementara itu meskipun menang, CSL Knight Surabaya memiliki catatan dari sang pelatih yang mengatakan timnya bermain tidak seperti gaya khasnya dan terlalu banyak memberi kesempatan pada lawan untuk berkembang.

"Problemnya adalah kami tidak bermain seperti gaya dan ciri khas CSL. kita malah mengikuti gaya mereka (Hangtuah), terlalu gampang kasih kesempatan buat lawan untuk berkembang, padahal waktu latihan tidak seperti ini," ujar Wahyu Widayat jati, pelatih CSL Knights Surabaya.

Wahyu juga menilai para pemain timnya yidak konsisten dengan apa yang telah dijalani selama latihan dan saat pre session lalu.

"Mereka (pemain) tidak terlalu konsisten dengan apa yang seharusnya mereka jalankan. Kalau ngomongin mental terlalu klise, mereka kan sudah lama jadi atlet, " tandasnya.