Menghadapi NSH Jakarta, Bimasakti Nikko Steel kembali mencatat kemenangan kedua di lanjutan seri kedua IBL musim ini dengan skor tipis 54-52. Tuan rumah pun mencatat hasil yang gemilang dengan tak terkalahkan di Seri Malang.
Meski begitu, kemenangan Yanuar Dwi Priasmoro dkk berbau keberuntungan. Betapa tidak, mereka baru menentukan kemenangan lewat cara dramatis setelah saling mengejar perolehan poin sepanjang empat quarter.
Bimasakti tampil taktis begitu game dimulai. Hal ini dikarenakan pola permainan NSH yang mengandalkan permainan cepat, membuat pelatih Oei A Kiat meramu strategi untuk meredam kecepatan motor tim NSH, yakni R. Azzaryan, yang di game kemarin tampil gemilang membawa timnya menang atas Pacific Caesar.
Barra Sugianto menjadi bintang kemenangan Bimasakti Nikko Steel lewat perolehan 14 poin, 4 rebound, dan 1 assist. Sementara di kubu NSH Jakarta, Azzaryan Pradhitya mencetak 10 poin, 5 rebound dan 3 assist.
“Pertandingan cukup bagus. Sejak awal saya sudah mengingatkan pemain untuk tetap konsentrasi ketika sudah unggul jauh. Defense lawan bagus dan bisa memecah konsentrasi kami,” ujar pelatih Bimasakti Nikko Steel, Oei A Kiat selepas pertandingan.
Pengakuan terhadap ketatnya pertandingan pun diakui oleh kubu NSH Jakarta, yang takluk usai mengemas kemenangan atas Pacific Caesar di game pertama.
“Anak-anak sudah menunjukkan fighting spirit yang luar biasa dan bermain habis-habisan hingga akhir pertandingan, sayang dewi fortuna belum berpihak ke kami,” tegas ssisten pelatih NSH Jakarta, Ruspin Gultom.