NBA

Dramatis, Spurs Kesulitan Bekuk Bulls

Jumat, 11 Maret 2016 11:19 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Bermain di AT&T Center, Spurs tampil penuh percaya diri dan langsung unggul 6-2 pada dua menit awal pertandingan. Namun, Bulls tidak tinggal diam. Layaknya banteng mengamuk, tim asuhan Fred Hoiberg itu berusaha bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 11-11 berkat jump shot Pau Gasol.

Tuan rumah mencoba kembali keluar dari tekanan dan kembali unggul menjadi 27-22, setelah Kawhi Leonard mencetak poin ke-11 miliknya pada kuarter pertama. Tapi Bulls menunjukkan jiwa pantang menyerahnya dan menutup kuarter pertama dengan skor imbang 27-27.


Pau Gasol (16) ketika hendak memasukan bola ke dalam ring San Antonio Spurs.

Bahkan, pada awal kuarter kedua Bulls langsung membuka keunggulan melalui lay-up Nikola Mirotic, dan puncaknya lay-up Doug McDermott membawa Bulls unggul 33-30. Namun tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukungnya, Spurs berhasil bangkit dan menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 54-47.

Paru kedua dimulai atau tepatnya pada kuarter ketiga, kombinasi serangan Tony Parker dan LaMarcus Aldridge membuat Spurs semakin perkasa. Tambahan 30 poin Spurs pada kuarter ketiga membuat mereka memperlebar keunggulan menjadi 84-74.

Ketika sudah di atas angin, tiba-tiba Spurs dikejutkan dengan semangat juang Derrick Rose dan kawan-kawan yang pantang menyerah. Pada awal kuarter keempat, Bulls memperkecil ketertinggalan menjadi 87-90. Sayang, tuan rumah masih terlalu tangguh dan menutup pertandingan dengan skor 109-101.


LaMarcus Aldridge menjadi salah satu bintang kemenangan Spurs atas Bulls.

Kemenangan ini membuat Spurs semakin menempel pemimpin klasemen Western Conference, Golden State Warriors. Sedangkan Bulls gagal masuk 8 besar pada klasemen sementara Eastern Conference, dan terancam tidak bisa tampil di NBA Playoff jika tidak meraih kemenangan.

Pada pertandingan lainnya tuan rumah Toronto Raptors mampu mengalahkan Atlanta Hawks 104-96 di Air Canada Centre.